Pemangkasan Anggaran Tetap ada Aturannya

NERACA

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemotongan anggaran kementerian/lembaga (K/L) yang dilakukan pemerintah tetap mempertimbangkan prioritas dan kebutuhan pemerintah, tidak asal memangkas. "Pemotongannya itu ada aturan mainlah, tidak kemudian asal potong. Diproporsionalkan saja," ujar Darmin di Jakarta, Selasa (16/8).

Program-program yang sudah terikat kontrak, kata Darmin, tentunya pemerintah tidak akan melakukan pemotongan anggaran. Pemotongan anggaran dilakukan pada program-program yang kurang menjadi prioritas. "Kalau kontraknya sudah jadi, kami tidak ganggu lagi. Nanti malah jadi persoalan 'kan. Untuk program yang kurang prioritas apalagi belum dikontrak, nah, itu (yang dipotong)," ujar Darmin.

Pemerintah memangkas anggaran belanja sebesar Rp133,8 triliun pada tahun ini, yakni pemangkasan terhadap anggaran belanja K/L sebesar Rp65 triliun dan transfer daerah sebesar Rp68,8 triliun. Dalam 2 tahun terakhir, realisasi penerimaan perpajakan mengalami tekanan berat dengan jatuhnya harga komoditas migas, batu bara, kelapa sawit, dan lainnya sehingga penerimaan pajak juga turun. Sektor perdagangan dan konstruksi pada tahun 2016 juga tertekan terlihat dari volume yang hanya tumbuh separuh dari tahun sebelumnya.

Selain itu, melemahnya kondisi perdagangan global menyebabkan ekonomi Indonesia juga mengalami kontraksi dari 2015 hingga 2016. Dengan kondisi itu, Kemenkeu melaporkan penurunan potensi pajak tahun 2016 yang relatif cukup besar karena basis penghitungan pada tahun 2016 masih relatif tinggi.

Pada tahun 2014, realisasi penerimaan pajak sekitar Rp100 triliun di bawah target, sedangkan pada tahun 2015 sekitar Rp249 triliun lebih kecil daripada rencana. Untuk penerimaan pajak pada tahun 2016 diperkirakan penerimaan pajak akan kurang Rp219 triliun dari target.

Kendati anggaran dipangkas, defisit anggaran diprediksi akan mencapai 2,5 persen dari PDB, lebih tinggi daripada target dalam APBNP 2016 sebesar 2,35 persen dari PDB. Dengan demikian, ada tambahan pembiayaan sekitar Rp17 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakinkan bahwa pemangkasan anggaran tidak akan mengganggu proyek dan program yang sedang dan akan berjalan karena pemotongan tidak dilakukan pada proyek dan program prioritas.

BERITA TERKAIT

UI Ada Di Peringkat 54 Top Asia

      Peringkat Universitas Indonesia (UI) di Asia berdasarkan lembaga pemeringkat bergengsi dunia "Quacquarelli Symonds" (QS) meningkat 13 poin…

Ada 50 Varian Rasa, Teguk Segarnya Usaha Kimo Ice

Bisnis minuman segar memang menggiurkan. Meski pemainnya sudah tak terhitung lagi, tak ada menyurutkan peluang bagi munculnya merek baru. Seperti…

Pimpinan KPK Tak Datang, Pansus Tetap Bekerja

Pimpinan KPK Tak Datang, Pansus Tetap Bekerja NERACA Jakarta - Ketua panitia khusus (pansus) DPR Agun Gunandjar menegaskan akan tetap…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

PRESIDEN TUNJUK DIN SYAMSUDDIN SEBAGAI UTUSAN KHUSUS

Presiden Joko Widodo (tengah) menyambut Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (kanan) disaksikan Mensesneg Pratikno di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10).…

PT PP PRESISI LEPAS SAHAM

Presdir PT PP Presisi Tbk Iswanto Amperawan (kedua kiri), berbincang dengan Direktur Operasional Hasanin Ade Putra (kiri), Direktur Keuangan Benny…

FORUM FOR YOUNG INDONESIA

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F. Moeloek dan Senior Health & Nutrition Manager Danone Aqua Wailayati Ningsih, bersama-sama membuang botol…