Strategi Menjadi EO Profesional

Neraca. Event organizer semakin banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Mulai dari mengatur acara ulang tahun anak sampai menjadi wedding organizer. Jika Anda pandai dalam mengatur keuangan dan telah memiliki banyak kenalan dengan vendor-vendor, Anda dapat menangani berbagai acara yang dibutuhkan. Namun untuk memulainya, beberapa startegi patut Anda simak;

EO harus memiliki spesifikasi tertentu. Jika sudah ditetapkan, pelajari seluk beluknya. Di jakarta sendiri, kerap diadakan beberapa kursus singkat tentang bagaimana mengelola Event Organizer. Sedangkan di Singapura, ada sekolah khusus dengan pendidikan jurusan semacam ini. Kumpulkan beberapa orang untuk membuat tim khusus. Mereka inilah nantinya yang akan mengerjakan beberapa tugas dengan bagian-bagian tersendiri. Atur atau manajemeni dengan baik dan profesional. Jangan takut untuk mewujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara yang menarik dan berbeda. Tentukan segmen yang akan dibidik. Apakah masyarakat umum, ataukah kelas tertentu seperti kalangan menengah ke atas. Miliki jaringan relasi sponsor. Terkadang pihak pemakai jasa Event Organizer juga telah memiliki sponsor-sponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi Event Organizer itu sendiri. Harus bisa memanejemen emosi. Kerja Event Organizer apalagi jika makin dekat dengan hari H penyelenggaraan acara, biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel Event Organizer itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini. Untuk mereka yang baru terjun, utamakan kualitas dan bukan profit. Jika klien sudah membuktikan kualitas dari kerja sebuah Event Organizer, maka di kesempatan lain, Event Organizer ini pun akan digunakan lagi jasanya. Selain itu, pihak lain yang telah mendengar kelebihan Event Organizer ini pun akan bisa berkemungkinan menjadi klien baru.

BERITA TERKAIT

FDI, Kebijakan Impor, dan Strategi Ekspor

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Secara umum kita sudah sangat memahami tentang berbagai model kebijakan investasi yang…

KPK Akan Ubah Strategi Tindak Korporasi Terlibat Korupsi

KPK Akan Ubah Strategi Tindak Korporasi Terlibat Korupsi NERACA Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyatakan…

Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Belum Dapat Listrik, Ini Strategi PLN

NERACA   Jakarta – Rasio elektrifikasi telah mencapai 98,3%. Akan tetapi, masih ada 1,8 juta rumah tangga yang belum teraliri…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…