Rumah Dari Jerami

Neraca. Anda tentu pernah melihat tumpukan jerami yang merupakan sisa dari panen padi. Jerami banyak dimanfaatkan sebagai barang yang berguna oleh masyarakat. Sebut saja sebagai media tanam jamur atau pakan ternak. Namun, kali ini para ilmuwan menggunakannya sebagai bahan bangunan rumah yang ramah lingkungan. Ilmu ini sebenarnya sudah dipakai oleh bangsa kita sejak lama. Bahkan di Papua, jerami merupakan bahan utama pembuatan honai.

Seperti dilansirSciencedailybaru-baru ini, rumah jerami merupakan gagasan para ilmuwan dari Universitas Bath, Inggris. Mereka mencoba membuat rumah yang diberi nama BaleHaus. Rumah yang berasal dari jerami ini merupakan rumah yang ramah lingkungan. Selain berasal dari bahan yang alami, jerami juga mampu mengurangi produk karbondioksida yang ada. Tak aneh jika rumah jerami bisa dikatakan sebagai rumah masa depan. Selain itu, jerami juga dikenal sebagai bahan penyekat panas sehingga tak diperlukan pemanas di rumah saat musim dingin tiba. Dampaknya konsumsi energi dapat dihemat.

Profesor Pete Walker, Direktur BRE Centre in Innovative Construction Materials Universitas Bath, mengatakan meski jerami belum banyak dilirik industri, namun kelebihannya akan mampu membuat jerami memiliki ketertarikan tersendiri. Jerami adalah bahan yang dapat diperbarui kembali.

Jerami yang telah dibentuk sedemikian rupa dengan ketebalan 45 sentimeter membuat bahan ini tidak terlalu membutuhkan panas. Disamping itu, rumah dari bahan jerami juga dapat menyesuaikan dengan lingkungan. Jika musim panas tiba rumah tidak terlalu panas, sebaliknya bila musim dingin datang rumah juga tidak terlalu dingin. Untuk ke depan, para peneliti akan terus memonitor kemajuan BaleHaus baik tingkat kelembaban, kualitas penyekatan dan kualitas udaranya.

BERITA TERKAIT

PUB Obligasi BRI Meleset dari Target - Mempertimbangkan Sisa Waktu

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kondisi pasar yang tidak bakal menyerap seluruh obligasi, PT Bank BRI (BBRI) menyatakan telah menghentikan kegiatan…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

Membangun Indonesia dari Perbatasan Hingga Daerah Terpencil

    Oleh: Mariam Saroon, Pemerhati Sosial Ekonomi Selama Jokowi memimpin bangsa ini, sadar atau tidak banyak sekali pencapaian yang…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan NERACA Jakarta - Pemerintah perlu mengawasi lebih ketat aplikasi dan platform digital untuk…

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah NERACA Jakarta - Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa karakteristik pasar perumahan untuk ekspatriat…

Perlu Adanya Pembenahan Regulasi Perumahan

Perlu Adanya Pembenahan Regulasi Perumahan   NERACA Jakarta - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya), Afifuddin Suhaeli…