BRI Dukung Perkembangan Mode - Kembangkan Ekonomi Kreatif

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengklaim telah mendukung perkembangan industri kreatif dan industri lainnya. Salah satunya adalah dukungan terhadap perkembangan mode di Indonesia. Asisten Vice President Divisi Ritel dan Menengah BRI Noery Herijanti mengatakan, langkah konkret yang dilakukan BRI guna mendukung perkembangan mode adalah dengan menjadi sponsor utama untuk acara perhelatan Jakarta Fashion Week 2012. "Itu sebagai dukungan kita pada desainer dan pelaku-pelaku industri kreatif lainnya dalam mengembangkan usaha. Di samping itu, kita punya 11 mitra binaan," ungkapnya di Jakarta, Senin.

Noery melanjutkan, meskipun sampai saat ini jumlah pembiayaan yang digelontorkan di sektor ekonomi kreatif masih kecil, tetapi pihaknya mengakui bahwa potensi industri ekonomi kreatif di Indonesia masih sangat besar. "Sampai September kredit ke ekonomi kreatif secara umum baru sekira tiga sampai empat persen dari total portofolio kredit kita, nilainya Rp8 triliun. Namun, potensi ekonomi kreatif ini masih sangat besar," lanjutnya.

Dalam keterangan persnya, Corporate Secretary BRI Muhammad Ali menambahkan, sampai 4 November lalu, BRI telah menyalurkan Rp14 triliun kredit usaha rakyat (KUR). Sebagai bank yang konsisten bergerak di pembiayaan sekror UMKM, bank pelat merah ini akan terus memperkuat dan meningkatkan sektor ekonomi real.

Sebelumnya, Deputi Menteri BUMN bidang Usaha dan Jasa Kementerian BUMN Parikesit Suprapto menuturkan, hingga 4 November 2011 realisasi KUR BBRI sudah mencapai Rp14,21 triliun atau 142,1 persen dari target KUR 2011 sebesar Rp10 triliun.

Parikesit melanjutkan, realisasi penyaluran KUR oleh Bank BUMN lainnya dipegang oleh PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BBNI) sudah menyalurkan KUR sebesar Rp2,7 triliun atau 111,3 persen dari target Rp2,5 triliun dari Januari hingga 4 November 2011.

Penyaluran KUR terbesar selanjutnya dipegang PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang sudah menyalurkan KUR hingga 4 November 2011 yaitu sebesar Rp3,06 triliun atau 102,2 persen dari target Rp3 triliun. Adapun realisasi persentase KUR Bank BUMN lainnya adalah PT Bank Tabungan Negara, Tbk (BBTN) dengan realisasi Rp629 miliar atau 78,5 persen dari target Rp800 miliar.

BERITA TERKAIT

Anies-Sandi Dukung Penuh UMKM

Anies-Sandi Dukung Penuh UMKM NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dinas Koperasi dan Perdagangan Pemprov DKI Jakarta bekerjasama…

Nilai Tambah dalam Ekonomi dan Industri

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Lama sudah kita menenggelamkan diri dalam persoalan ekonomi. Kegiatan dan proses…

Pengaruh Pilkada 2018 ke Ekonomi

  NERACA   Jakarta - Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pengaruh pemilu kepala daerah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah usai melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Oktober 2017.…

Sinarmas MSIG Life Luncurkan 4 Produk Bancassurance - Gandeng Bank BJB

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) dan Bank BJB, berkolaborasi meluncurkan…

BTN Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik Indonesia

      NERACA   Jakarta - Setelah berhasil meraih beragam penghargaan atas kinerjanya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.…