Tol Semarang- Ungaran Resmi Beroperasi

NERACA

Semarang---Jalan tol Semarang-Solo Seksi I (Semarang-Ungaran) resmi beroperasi. Namun jalan tol sepanjang 14,1 Km itu sementara waktu hanya diperuntukkan kendaraan pribadi. Sedangkan bagi kendaraan berat seperti bus dan truk, belum diperbolehkan melintas. Adapun tarif tol tersebut Rp 5.500.

Peresmian jalan itu hanya ditandai dengan pembayaran tiket Menteri PU Djoko Kirmanto dan Gubernur Jateng Bibit Waluyo di pintu gerbang Banyumanik Semarang, Sabtu.

Tol Seksi I rencananya diresmikan 28 Februari 2011 lalu. Namun peresmian itu menjadi molor. Karea konstruksi jalan dinilai belum siap. Apalagi ada bagian jalan yang ambles. Perbaikan pun dilakukan. Setelah acara peresmian, rombongan pejabat menuju ke Klepu (Kabupaten Semarang) untuk mencanangkan pembangunan tol Semarang-Solo Seksi II (Ungaran-Bawen). Jalan ini lebih pendek dibanding Seksi I, yakni hanya sekitar 13 Km.

Tol Semarang-Solo membentang sepanjang 72,6 Km, melintasi beberapa daerah seperti Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, dan lain-lain. Awalnya, pembangunan tol senilai hampir Rp 7 triliun ini diperkirakan selesai pada tahun 2013, namun bisa jadi mundur karena berbagai persoalan. Salah satunya masalah pembebasan lahan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto siap-siap meresmikan pengoperasioan jalan tol Semarang-Ungaran pada 12 November 2011 yang merupakan bagian dari ruas tol Semarang-Solo. Tol Semarang-Ungaran sempat tertunda jadwal pengoprasiannya karena tanahnya sering amblas.

"Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya seksi Ungaran ke Bawen. Jadi nanti Semarang-Ungaran beroperasi, Ungaran Bawean dikerjakan," kata Dahlan

Dikatakan Dahlan, setelah itu dia juga akan meninjau kesiapan pembangunan seksi berikutnya di Semarang-Solo yaitu Bawen-Solo atau Bawen-Karanganyar yang dibagi dalam 3 seksi terpisah dengan panjang sekitar 50 km. "Ini (Bawen-Solo) boleh tidak dikerjasakan oleh Jasa Marga, namun harus ada jaminan dana Jasa Marga Rp 1,9 triliun diganti," kata Dahlan.

Dana Rp 1,9 triliun ini merupakan dana talangan dari Jasa Marga untuk menjamin pembebasan tanah proyek tol Semarang-Solo ini. Proyek jalan tol Semarang-Solo dibagi menjadi lima seksi yaitu seksi I Semarang-Ungaran (16,3 km), seksi II Ungaran-Bawen (13,33 km), seksi III Bawen-Salatgiga 18,2 km, seksi IV Salatiga-Boyolali 22,4 km, seksi V Boyolalu-Karanganyar (11,1 km).

Dahlan mengatakan, keseluruhan proyek tol Semarang-Solo ini ditargetkan rampung pada 2013. Jika sudah selesai proyek jalan tol ini akan diteruskan ke wilayah Surabaya Jawa Timur dan akan melewati lautan lumpur Lapindo di Sidoarjo. "Seandainya suatu saat Lapindo bermasalah lagi, jalan tol ini masih ada," imbuhnya

Panjang keseluruhan ruas jalan tol Semarang-Solo itu mencapai 75,7 Km dengan nilai investasi sebesar Rp 8 triliun. *cahyo

BERITA TERKAIT

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru NERACA Bandung - Provinsi Jawa Barat (Jabar) lewat agenda persetujuan bersama DPRD dan Pemprov…

Hyundai Kona Akan Resmi Diluncurkan di IIMS 2019

PT Hyundai Mobil Indonesia akan meluncurkan mobil berjenis compact sport utility vehicle, Hyundai Kona, pada gelaran Indonesia International Motor Show…

Arus Mudik, Tol Layang Jakarta-Cikampek Belum Bisa Digunakan

  NERACA   Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan bahwa pihaknya masih terus menuntaskan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Bank Dunia Proyeksikan Perlambatan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik

      NERACA   Jakarta - Laporan terbaru Bank Dunia memproyeksikan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang Asia…

Pelabuhan Sebagai Pintu Gerbang Ekonomi Nasional

    NERACA   Jakarta - Sebagai Negara kepulauan, Indonesia menyimpan potensi besar terlebih letaknya yang strategis karena berada di…

Kinerja Penerimaan Pajak Triwulan I Dalam Batas Wajar

  NERACA   Jakarta - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai kinerja penerimaan pajak dalam…