Upah Minimum Kota 2012 Harus Ditetapkan

NERACA

Jakarta---Pemerintah pusat meminta para kepala daerah segara menetapkan upah minimum daerah (UMD). Namun Penetapan upah minimum bagi para pekerja harus melibatkan dewan pengupahan. "Pembahasan mengenai penetapan upah minimum provinsi (UMP) atau upah minimum kota (UMK) ini harus mendapat perhatian serius dari pemda di seluruh Indonesia," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Jakarta, Jumat (11/11)

Muhaimin mengatakan dalam penetapan UMP/UMK tahun 2012, semua pimpinan Pemda harus mengikuti dan berdasarkan pada ketentuan peraturan dan perundang-undangan Ketenagakerjaan yang berlaku.

Dalam prosesnya, pembahasan dan penetapan UMP/UMK ini diusulkan oleh Dewan Pengupahan masing-masing daerah yang terdiri dari perwakilan serikat pekerja, pengusaha, pemerintah, dan pihak ahli/pakar, pengamat dan pihak akademisi. “Jadi dalam pembahasan UMP/UMK di tingkat dewan pengupahan, semua unsur terkait harus menyampaikan aspirasi dan keinginannya. Para Pekerja melalui perwakilan Serikat Pekerja dapat menyampaikan usulannya, sebaliknya para pengusaha dapat menyampaikan usulannya," jelas Muhaimin.

Data Kemenakertrans tercatat pada tahun 2011 ini, seluruh 33 Provinsi di Indonesia telah menetapkan Upah Minimun Provinsi (UMP) tahun 2011. Secara nasional kenaikan UMP tahun 2011 dibandingkan UMP tahun 2010 rata-rata mencapai 8,69%. Kenaikan UMP 2011 tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat yang mengalami peningkatan sebesar 16,53% dari Rp1.210.000 menjadi Rp1.410.000. Sedangkan DKI Jakarta menempati urutan kedua yang mengalami peningkatan sebesar 15,38 persen, yaitu dari Rp1.118.009 menjadi Rp1.290.000. **cahyo

BERITA TERKAIT

Ada Apa PLN Kota Bekasi?

Dalam pekan ini sudah ada pemadaman listrik antara lain di Perumahan Irigasi Danita RW 14, Bekasi Jaya, Kota Bekasi (12/11/2018),…

KOTA SUKABUMI - Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat

KOTA SUKABUMI Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat NERACA Sukabumi - Pengurus Inti Ketua, sekretaris dan Bendahara (KSB) organisasi Kebangkitan…

Asda I Pemkot Sukabumi Apresiasi Masyarakat Atas Tingginya Pemahaman Produk Hukum - Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Gencar Penyuluhan Hukum

Asda I Pemkot Sukabumi Apresiasi Masyarakat Atas Tingginya Pemahaman Produk Hukum Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Gencar Penyuluhan Hukum NERACA…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…