Tingkatkan Kualitas Hidup Melalui Pendidikan

NERACA. Sesuai dengan visi dan misinya dalam meningkatkan dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan yang berkualitas sehingga mampu meraih peningkatan kehidupan yang lebih laik. Tanoto Foundation menggelar sejumlah program dalam berdistribusi pada kemajuan sumberdaya manusia bagi generasi Indonesia dimasa mendatang.

Salah satu program Tanoto adalah Pelita Pendidikan. Sebuah program pengembangan sekolah yang terfokus pada pemberdayaan guru dan institusi pendidikan, dan perbaikan lingkungan fisik dan intelektual. Target pengembangan ditujukan pada lebih dari 200 sekolah, yang sebagian besar adalah Sekolah Dasar Negeri di daerah-daerah terpencil di 3 (tiga) propinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau dan Jambi.

Program Pelita Pendidikan terbagi dalam empat komponen, yaitu; Pertama, Pelita ASRI (Aman, Sehat, dan Ramah Lingkungan), yang secara keseluruhan bertujuan untuk meningkatkan kualitas ruang kelas agar aman dan nyaman bagi kegiatan belajar siswa; meningkatkan kesadaran higienis; serta menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dengan membangun kebiasaan untuk mengurangi pembuangan sampah sembarangan, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah, termasuk memberikan pelatihan pengolahan sampah organik dan penggunaan sampah non-organik bagi kegiatan belajar mengajar.

Unsur yang kedua adalah Pelita Pustaka (Perbaikan koleksi buku sekolah dan pertukaran koleksi buku antar sekolah), yang berupaya untuk meningkatkan koleksi pustaka sekolah dengan buku-buku referensi dan buku-buku bacaan yang menarik yang menambah pengayaan wawasan siswa, dan membentuk kerja sama antar-sekolah dan lembaga pustaka setempat, yang memungkinkan terjadinya pertukaran dan perputaran koleksi secara berkala.

Dengan pelatihan guru diharapkan dapat memperluas wawasan siswa dan meningkatkan minat baca mereka dengan penggunaan buku-buku referensi, buku-buku bacaan popular lainnya, majalah, serta surat kabar sebagai bagian dari kegiatan belajar sehari-hari.

Unsur ketiga adalah Pelita Guru Mandiri (Mantap, andal, niat, dermawan, intelektual, ramah, dan berintegritas). Pelatihan ini dirangkai sebagai bagian dari upaya untuk mencapai perubahan paradigma mengajar secara sistemik. Model pelatihan guru ini pada awalnya akan difokuskan pada pemberdayaan guru-guru di sebuah daerah pedesaan di propinsi di Riau, untuk memfasilitasi kegiatan belajar aktif, kreatif, dan kolaboratif.

Kedekatan geografis merupakan sebuah strategi yang diharapkan dapat memperkuat sistem pendukung bagi guru-guru selama dan setelah proses pelatihan, dengan pemberdayaan kelompok-kelompok guru dan institusi pendidikan lainnya, yang proses ini keseluruhannya difasilitasi oleh pelatih-pelatih lokal yang diharapkan dapat teridentifikasi selama proses pelatihan berlangsung.

Dan unsur keempat, Pelita Sekolah Unggul (Usaha, nyata, gigih, giat, unggul, dan luhur). Secara lebih intensif, pelatihan guru akan difokuskan di dua tingkat sekolah. Satu di tingkat Taman Kanak-Kanak-Sekolah Dasar, dan satu di tingkat Sekolah Menengah Umum Negeri. Program di kedua tingkat sekolah ini bertujuan untuk mengembangkan model sekolah berkualitas, dan didukung kurikulum yang relevan untuk perbaikan kondisi dan masyarakat lokal, dengan menggunakan bahan ajar yang dapat ditemukan di sekeliling lingkungan sekolah.

Kelak pada tingkat TK-SD, diterapkan kurikulum dan model pendekatan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan kolaboratif yang dilakukan secara intensif. Sedangkan pada tingkat SMU, kurikulum dengan muatan lokal akan menjadi sarana pengembangan. Pada akhir Program PELITA Pendidikan, diharapkan setidaknya masing-masing propinsi Sumatera Utara, Riau dan Jambi telah memiliki kedua model sekolah ini untuk dijadikan acuan perkembangan kualitas pendidikan bagi sekolah-sekolah lainnya.

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Kualitas SDM - Antam Fasilitasi Warga Sangau Ujian Paket C

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, PT Aneka Tambang Tbk unit Bisnis Pertambangan-Bauksit Tayan memfasilitasi 13 warga Kecamatan Tayan dan…

Angka Harapan Hidup Global Meningkat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat peningkatan angka harapan hidup global sebesar 5,5 tahun dalam rentang 2000 hingga 2016. Wanita diprediksi…

Meningkatkan Produktivitas Kota Melalui TOD

  Oleh : Untung Juanto ST. MM, Pemerhati Produktivitas SDM Presiden Joko Widodo di dampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Program Penghapusan Stunting - Indocement Beri Makanan Tambahan Anak Sekolah

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan juga dukungan kepada pemerintah dalam menghapus stunting atau gizi buruk, manajemen industri…

Peduli Sisi Kemanusiaan - RFB Gelar Donor Darah Diikuti Oleh 200 Peserta

Di balik geliat bisnis PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di industri bursa berjangka, perseroan selalu menjaga keseimbangan dalam melaksanakan peran…

Komitmen Indosat Sebarkan Pesan Positif - Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Bijak Bersosmed

Di era digital saat ini, berbagai macam informasi mudah didapatkan yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Dibalik pluas…