Gigi Sehat Aktifitas Lancar

Neraca. Siapa yang tidak pernah mengalami sakit gigi? Hampir semua orang rasanya pernah mengalami sakit gigi dan rasa sakitnya bukan hanya pada bagian gigi saja, tetapi dikepala dan hampir semua bagian tubuh merasakannya. Sangat tidak enak, dan dapat membuat aktifitas terhenti sejenak karena rasa sakit yang tidak bisa begitu saja dihilangkan. Umumnya kondisi orang yang mengalami sakit gigi, bagian kepala dibuat pusing akibat nyerih pada bagian gigi yang sakit, belum lagi efek lain yang ditimbulkannya, seperti demam, bengkak pada bagian pipi yang membuat kondisi tubuh benar-benar tidak menyenangkan.

Sakit gigi disebabkan karena timbulnya karang gigi, terjadinya keropos, adanya luka pada bagian atau sekitar gigi sehingga bakteri atau kuman menambah kerusakan dan rasa nyerih akibat kuman-kuman yang memakan bagian gigi. Seperti diketahui bahwa gigi merupakan bagian dari alat pencernaan makanan di dalam mulut. Jadi potensi sakit gigi bila tidak dirawat dengan baik, pasti akan menyerang siapaun juga karena dalam makanan yang dicerna banyak bakteri yang menumpang untuk ikut memakan pula. “Kebanyakan penyakit gigi disebabkan oleh faktor makanan yang mengandung kadar gula yang berlebih,” menurut Bambang Irawan, Dekan FKG UI.

Untuk menjaga kesehatan gigi agar tetap terawat dengan baik dan benar serta tidak sering mengalami sakit gigi, maka perhatian terhadap kondisi gigi harus diperhatikan secara lebih baik. Di mulai dengan menggosok gigi setelah makan, paling tidak pada pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum tidur. Umumnya bakteri dan kuman suka menempel dan memakan sisa-sisa makanan yang menempel pada bagian gigi. Bila gigi tidak segera dibersihkan maka kuman-kuman itu akan memakan bagian gigi terluar sehingga gigi mengalami karang dan menjadi keropos. Akan tetapi setelah gigi dibersihkan maka kuman dan bakteri akan tersapu bersih pula.

Kemudian menggosok gigi pada waktu sebelum tidur agar gigi bersih dari segala kotoran sisa-sisa dari makanan dan minuman yang menempel. Waktu inilah yang sangat penting, karena ketika tidur orang beristirahat dari segala aktifitas dan kuman serta bakteri sering menyerang pada waktu ketika orang sedang tertidur. Bila gigi telah bersih, maka kuman dan bakteri tidak akan menyerang gigi sehingga gigi tetap terawat dan terjaga kebersihannya. Kesehatan gigi itu dapat terlihat dari kebersihan gigi, bila gigi bersih dan sehat, maka gigi akan kuat dan bertahan terhadap berbagai serangan bakteri dan kuman.

Selain itu, setelah bangun tidur gigi harus segera dibersihkan untuk menghilangkan enzim-enzim yang terkadang banyak bakteri dan kuman berada pada bagian tersebut. Bila enzim terlalu tinggi maka zat asam pada lidah dan gigi akan tinggi dan bisa menyebabkan kondisi kekuatan gigi berkurang sehingga mudah dihancurkan oleh bakteri dan kuman. Bila gigi telah bersih maka kandungan dari pasta gigi yang baik akan memberikan in-put yang dapat menguatkan gigi tersebut.

BERITA TERKAIT

Chairman Barito Pacific Group Sumbang Rp30 Miliar - Penanganan COVID-19

Prajogo Pangestu, Founder dan Chairman Barito Pacific Group menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 senilai Rp 30 miliar, yang diserahkan…

Mengatasi Gangguan Makan karena Stres 'di Rumah Aja'

Stress eating merupakan kondisi ketika seseorang tak berhenti makan karena stres, cemas, atau merasakan emosi lainnya. Stres eating rentan terjadi…

Mengenal Airborne, Airborne Aerosol, dan Bertahan di Udara

WHO menyatakan bahwa cara penyebaran virus corona tidak menular lewat udara alias airborne. Bukti saat ini, virus penyebab Covid-19 ditularkan…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Chairman Barito Pacific Group Sumbang Rp30 Miliar - Penanganan COVID-19

Prajogo Pangestu, Founder dan Chairman Barito Pacific Group menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 senilai Rp 30 miliar, yang diserahkan…

Mengatasi Gangguan Makan karena Stres 'di Rumah Aja'

Stress eating merupakan kondisi ketika seseorang tak berhenti makan karena stres, cemas, atau merasakan emosi lainnya. Stres eating rentan terjadi…

Mengenal Airborne, Airborne Aerosol, dan Bertahan di Udara

WHO menyatakan bahwa cara penyebaran virus corona tidak menular lewat udara alias airborne. Bukti saat ini, virus penyebab Covid-19 ditularkan…