BTN Buka Layanan Prioritas di 12 Cabang - Genjot Ekspansi

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berencana meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan perbankan premiumnya, BTN Prioritas. Untuk itu BTN berencana membuka sampai 12 layanan BTN Prioritas sepanjang 2011 sampai 2012.

“Kantor cabang nanti ada lima (layanan BTN Prioritas), kemudian ada satu yang khusus untuk layanan prioritas saja. Tahun depan, kita buka enam lagi,” kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro pada pembukaan BTN Prioritas Kantor Cabang Kelapa Gading Square di Jakarta, Sabtu (5/11).

Menurut Iqbal, BTN menargetkan pembukaan layanan prioritas hingga 12 unit, yaitu di Tangerang, Bekasi, Malang, Bogor, Medan, dan Bandung. “Layanan prioritas untuk memberikan layanan lebih kepada para nasabah,” tuturnya.

Iqbal menyebut, pembukaan BTN Prioritas di Kelapa Gading Square dilakukan karena melihat potensi dana yang sangat besar di sana. Sebelumnya BTN Prioritas telah hadir di Kantor Cabang Kuningan dan Surabaya. Selain itu, imbh Iqbal, BTN Prioritas juga akan hadir di Semarang, Makassar, Harmoni-Jakarta, dan Melawai-Jakarta.

Ia menjelaskan, nasabah yang memiliki saldo minimal Rp 250 juta akan langsung masuk ke dalam layanan prioritas. Nasabah tidak akan dikenakan biaya administrasi keanggotaan sehingga nasabah yang masuk BTN Prioritas tidak perlu takut saldonya berkurang. "Target kita memberi layanan lebih baik sehingga nasabah bisa memilih BTN sebagai bank keluarga. Mereka sudah lama jadi nasabah kita dan kita hanya bisa memberikan layanan biasa-biasa saja," tuturnya.

Selain itu penambahan BTN Prioritas dimaksudkan juga untuk meningkatkan sumber dana pihak ketiga (DPK) khususnya yang bersifat ritel (tabungan dan giro). Iqbal menyebutkan dalam dua tahun ke depan, pihaknya bisa menyeimbangkan dana ritel dengan deposito. "Meningkatkan DPK, terutama bersifat ritel. Tabungan dan giro kan sekarang 40%, time deposit 60%, kemudian minimal dua tahun ke depan bisa 50%-50%," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Konsumer BTN Irman A Zahiruddin mengungkap, saat ini BTN memiliki 5 ribu nasabah yang memiliki dana di atas Rp250 juta dari total 3,9 juta nasabah. Ke depan ia menargetkan nasabah BTN Prioritas bisa bertambah hingga 10 ribu nasabah dan menarik nasabah yang belum bersama pihaknya. "Saat ini melihat fokus prioritas adalah ekstension servis, dari jauh menjadi dekat, dari lambat menjadi cepat. Maka kita memanggil kembali nasabah yang sudah tidak bersama kami," ujarnya.

BTN Prioritas rencananya akan dilengkapi produk bancassurance dan produk investasi lain. Irman mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menawarkan produk bancassurance tersebut. "Kuartal 1 2011 kita sudah ready. Kita akan pilih dari calon 15 perusahaan asuransi yang akan kita ajak kerja sama," ungkapnya tanpa menyebut rinci perusahaan asuransi tersebut.

Melalui enam cabang BTN Prioritas tersebut, BTN menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp1 triliun pada 2012. Setiap cabang prioritas akan mendapatkan target dana kelolaan sekitar Rp150 miliar.

Melalui priority banking ini diharapkan Bank BTN dapat memberikan pelayanan yang melebihi harapan nasabah. Service yang melebihi harapan nasabah itu tentu saja disesuaikan dengan karakteristik nasabah Bank BTN. Oleh karena itu pelayanan lebih yang diberikan akan tepat sasaran.

Layanan khusus yang ditawarkan Bank BTN melalui priority banking ini antara lain meliputi ruang transaksi khusus yang akan membuat nasabah nyaman seperti berada di rumah sendiri. Pelayanan akan diberikan lebih secara personal dan tidak perlu antri di loket karena sudah disiapkan petugas khusus untuk memberikan pelayanan pebih tersebut.

Ada beberapa manfaat yang diperoleh dengan kepemilikan BTN Prioritas Debit Card tersebut, antara lain fasilitas executive lounge di bandara, fasilitas penarikan, transfer serta transaksi debit dengan limit yang lebih tinggi melalui seluruh jaringan ATM Bank BTN, Alto dan ATM Bersama, fasilitas discount dari berbagai merchant, hotel dan restoran yang bekerjasama dengan Bank BTN, dan dapat digunakan untuk transaksi di kantor Bank BTN seluruh Indonesia.

Pada kuartal 3 2011, BTN mencatat pencapaian DPK sebesar Rp 52,83 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 22,77% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp43,03 triliun. (kamsari)

BERITA TERKAIT

Ekspansi di 2018, Wuling Bakal Tambah Puluhan Diler di Indonesia

Wuling Motors Indonesia ingin menunjukkan komitmennya dalam berinvestasi di Indonesia dengan rencana membangun puluhan jaringan diler pada tahun ini. Brand…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

BTN Ajukan Utang Bilateral Rp 7 Triliun - Perkuat Likuiditas

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk berencana mengajukan utang bilateral sebesar Rp5 triliun - Rp7 triliun tahun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Sebut Bumiputera Dalam Kondisi Normal - Dari Sisi Bisnis dan Pendanaan

  NERACA Jakarta - Para pemegang polis dan mitra kerja Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kini bisa bernafas lega…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

BNI Sosialisasikan BNI Yap di Java Jazz

  NERACA Jakarta - Untuk memanjakan para penggemar musik jazz Indonesia serta menyosialisasikan alat pembayaran baru pada pagelaran musik Jakarta…