Dirut Baru Mandiri Siap Bersaing Di Regional

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo menyatakan siap membawa bank dengan aset terbesar di Indonesia itu bersaing di kawasan regional ASEAN. "Tantangan ke depan masih cukup 'challenging' (menantang) dari sisi perekonomian, dari likuiditas, dan lain-lain. Akan tetapi, Bank Mandiri masih akan memberi kontribusi lebih bagi Indonesia dan kita akan main di regional dalam waktu tidak lama," kata pria yang akrab dipanggil Tiko itu.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap Tiko dapat membawa Bank Mandiri terus berkembang menjadi bank besar dan juga mempersiapkan bank pelat merah tersebut dapat meningkatkan aktivitas dan bisnis perseroan di luar negeri.

Tiko sendiri menilai tantangan yang akan dihadapi perseroan sendiri masih akan besar. Ia berharap dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh pemegang saham dengan seoptimal mungkin. "Ke depan mohon dukungan kepada seluruh stakeholder dan seluruh pemegang saham agar perjalanan Mandiri ke depan lebih baik dan memberikan kontribusi lebih besar," katanya.

Dalam jangka pendek ini, Tiko mengatakan bahwa pihaknya tengah dibantu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat menambah kantor cabang di Malaysia. "Kami juga ingin tambah license (izin buka cabang) di Singapura," ujar Tiko.

Senin sore lalu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menggantikan Budi Gunadi Sadikin (BGS).

BGS sendiri usai peluncuran e-payment toll di kantor Jasa Marga pintu tol Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, pagi tadi, mengungkapkan bahwa kini saatnya bagi Bank Mandiri untuk berbicara di kompetisi regional dan bersaing dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, yang sudah memiliki bank besar, seperti DBS dan CIMB.

BERITA TERKAIT

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…