Remitansi TKI Capai Rp 43 Triliun - Triwulan III-2011

NERACA

Jakarta---Bank Indonesia mengungkapkan jumlah kiriman uang (remittance) dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri ke tanah air mencapai sekitar US$ 5,05 miliar atau sekitar Rp 43 triliun selama triwulan III-2011. TKI dari kawasan Asia tercatat mengirimkan uang terbesar. "TKI asal Asia pasifik mengirimkan uangnya ke Indonesia mencapai US$ 2,91 miliar. Terbesar dibandingkan kawasan lain," kata Juru Bicara Bank Indonesia (BI) Difi Johansyah kepada wartawan di Jakarta, (1/11)

Catatan BI menyebutkan TKI dari Malaysia menyumbang sekitar US$ 1,7 miliar untuk total remitansi di kawasan Asia Pasifik. Sedangkan dari kawasan Timur Tengah dan Afrika, kiriman uang tau remitansi dari TKI mencapai US$ 2,01 miliar. "Dimana TKI asal Arab Saudi yang menjadi penyumbang terbanyak di kawasan tersebut dimana mencapai US$ 1,68 miliar," terangnya

Sementara itu untuk kawasan Amerika dan Eropa serta Australia masing-masing TKI mengirimkan uang sebesar US$ 95,4 dan US$ 16,94. "Total jasa remitansi hingga Triwulan III-2011 dari seluruh TKI mencapai US$ 5,051 miliar," paparnya.

Selain itu, kata Difi, BI mencatat TKI yang bekerja di luar negeri hingga triwulan III-2011 tercatat sebanyak 398.150. TKI terbanyak dari kawasan Asia Pasifik yang mencapai 218.237 orang. "Namun TKI terbanyak berasal dari Arab Saudi, dimana mencapai 118.845 orang. Disusul Malaysia yang mencapai 86.403 orang," tambahnya

Lebih jauh kata Difi, TKI dari Taiwan menempati urutan ketiga terbanyak dimana mencapai 54.689 orang. Selain itu TKI dari bagian Amerika dan Eropa serta Australia masing-masing tercatat 7.839 orang dan 2.786 orang. "TKI pada triwulan III di 2011 ini jauh lebih sedikit dibandingkan pada triwulan III 2010 dimana mencapai 438.160 orang padahal di 2011 hanya 398.150 orang," imbuhnya

Sebelumnya, pada Triwulan I-2011 , BI mencatat remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) selama kuartal I-2011 mencapai US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 14 triliun. Rata-rata TKI mengirimkan uang sebesar US$ 500 miliar atau sekitar Rp 4,5 triliun per bulan ke Indonesia. TKI dari kawasan Asia tetap menjadi penyumbang terbesar jasa remitansi dimana sampai dengan Maret 2011 telah mencapai US$ 956,3 juta.

Dikawasan Asia, TKI di negara Malaysia menjadi penyumbang jasa remintasi terbesar dimana mencapai US$ 575 juta selama kuartal I-2011. Sedangkan untuk negara kawasan Timur Tengah dan Afrika totalnya mencapai US$ 683 juta. Diikuti oleh TKI di kawasan Amerika, Eropa sekaligus Australia yang masing-masing mencapai US$ 23 juta dan US$4,5 juta.

Selama tahun 2010 BI mencatat jasa remintasi mencapai US$ 6,73 miliar atau sekitar Rp 60 triliun. Angka tersebut hanya meningkat 1,8 % dari tahun 2009 yang sebesar US$ 6,61 miliar. Remitansi terbesar dikirimkan oleh TKI wilayah Asia yang sebanyak US$ 3,77 miliar pada periode tersebut. **cahyo

BERITA TERKAIT

Terbitkan Produk KIK Dinfra - Jasa Marga Targetkan Dana Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Besarnya kebutuhan modal PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dalam mendanai proyek jalan tol, mendorong perseroan untuk terus memanfaatkan…

Kinerja Pengawasan KKP Positif Sepanjang Triwulan I-2019

NERACA Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) terus melaksanakan…

Sektor Riil - Kinerja Sektor Manufaktur ‘Tancap Gas’ pada Triwulan I-2019

NERACA Jakarta – Sektor industri manufaktur sepanjang triwulan I tahun 2019 menunjukkan kinerja positif. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Prompt…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Anehnya Boikot Uni Eropa Terhadap Sawit Indonesia

      NERACA   Jakarta – Industri kelapa sawit Indonesia menjadi penopang terhadap perekonomian. Data dari Direktorat Jenderal Pajak…

Meski Naik, Struktur Utang Indonesia Dinilai Sehat

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai struktur utang luar negeri (ULN) Indonesia yang naik 4,8 miliar…

Pentingnya Inklusivitas Sosial untuk Pertumbuhan Berkualitas

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan, inklusivitas sosial atau memastikan seluruh warga mendapatkan…