Cuma JTD Yang Lolos Tender 6 Ruas Tol

NERACA

Jakata----Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang proses tender prakualifikasi terhadap proyek pembangunan 6 ruas tol dalam kota. Alasanya hanya satu peserta tender yang dinyatakan memenuhi syarat, yakni PT Jakarta Tol Development (JTD). ”Perusahaan yang lolos prakualifikasi adalah PT Jakarta Tol Development (JTD). Karena hanya satu perusahaan yang lolos dalam prakualifikasi itu, maka BPJT juga telah membuka perpanjangan tahapan prakualifikasi sejak 28 Oktober 2011,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Ahmad Gani Gazaly kepada wartawan di Jakarta,1/11

Menurut Gani Gazaly, PT Nusantara Infrastruktur (NI) sebagai peserta kedua dinyatakan gagal lolos dalam prakualifikasi tersebut. Alasan tak lolosnya Nusantara Infrastruktur disebabkan oleh ekuitas perusahaan yang tidak memenuhi syarat 30% dari total kebutuhan investasi yakni sebesar Rp40,02 triliun, atau memiliki ekuitas minimal Rp12 triliun.”Prakualifikasi tahap kedua itu akan dibuka selama satu bulan, atau hingga 28 November 2011,” tambahnya

Lebih jauh kata Gani Gazaly, dalam keikutsertaan lelang tersebut NI tidak bergabung dalam satu konsorsium sehingga kemampuan finansialnya dalam penyediaan ekuitas diragukan. “Kemampuan ekuitas JTD dibantu karena konsorsium dengan perusahaan lainnya,” ujarnya.

Sementara bagi JTD, kata Gani, membuat konsorsium dan sekaligus menggandeng beberapa perusahaan BUMN dan juga perusahaan yang bergerak dalam jalan tol. Misalnya, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PP), PT Wijaya Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto memberi target penyelesaian proyek ruas jalan tol Cikampek-Palimanan tol sepanjang 116,75 km pada 2014. Karena ruas tol ini menjadi prioritas pemerintah untuk menghubungkan trans-Jawa.

Meskipun demikian, dia mengakui dalam pelaksanaannya ruas tol ini mengalami kendala, terutama dalam hal syarat pinjaman perbankan. Karena itu, dengan ditandatanganinya amendemen ini, diharapkan proses pelaksanaan groundbreaking (peletakan batu pertama) bisa dilaksanakan secepatnya. “Kami berharap ground breaking ataupun soft ground breaking dilaksanakan pada November 2011 untuk memastikan pekerjaan sudah bisa dimulai,” kata Djoko di Jakarta.

Dia menyebutkan, kesiapan proyek tersebut berdasarkan tingkat financial rate of return on equity sudah mencapai 17,86%, juga dilihat dari progres pembebasan lahan yang saat ini sudah mencapai 92,45% dari total kebutuhan lahan. Adapun sekitar 8% lahan yang belum dibebaskan berupa tanah wakaf, tanah aset daerah, tanah milik Perhutani ,dan tanah milik masyarakat.

Dalam perjanjian tersebut setidaknya ditetapkan 4 syarat dalam pelaksanaan kontrak bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yakni PT Lintas Marga Sedaya (LMS), yaitu adanya terminasi otomatis dalam hal cedera janji sebelum ada pencairan pinjaman, keberadaan independent engineer dalam pengawasan konstruksi dan pemeliharaan, serta perbankan memiliki hak step in right dan pengaturan jika terjadi terminasi.

Selanjutnya, ketentuan financial close dilaksanakan dalam waktu enam bulan untuk perjanjian pinjaman dan pencairan pinjaman dalam waktu delapan bulan sejak ditandatanganinya amendemen perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT). **cahyo

BERITA TERKAIT

Tol Trans Jawa, Jakarta-Surabaya Ditempuh 10 Jam

    NERACA   Surabaya - Waktu tempuh antara Jakarta ke Surabaya yang berjarak 760 kilometer dapat ditempuh paling lama…

Pemkab Kuningan Adakan Bursa Inovasi Desa, Ini Hasil yang Diharapkan

Pemkab Kuningan Adakan Bursa Inovasi Desa, Ini Hasil yang Diharapkan NERACA Kuningan – Kedepan kepala desa harus inovatif dalam pemberdayaan,…

Cara Mengetahui Kanker yang Tak Bisa Dideteksi Dini

Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh. Namun, sayangnya tak semua jenis kanker bisa dideteksi dini. Tercatat, hanya…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Jakarta Dinilai Butuh Kota Penyangga Seperti Meikarta - Kurangi Beban Perkotaan

    NERACA   Jakarta - DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi Indonesia dinilai sangat membutuhkan daerah-daerah penyangga…

SDM Jadi Perhatian Pemerintah - Alokasi Anggaran untuk Pendidikan dan Kesehatan

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah akan memperhatikan secara serius kualitas sumber…

Advance Relax & Go Hadir Di Bandara Soekarno Hatta

    NERACA   Jakarta - Setelah sukses mengejutkan penumpang kereta api dengan kemunculan fasilitas kursi pijat elektroniknya di stasiun…