Membidik Bisnis Lewat Lensa Kamera

Menempatkan foto pre wedding disaat acara resepsi pernikahan menjadi tren dikalangan pasangan dihari yang bahagia. Peluang bisnis pun terbuka. Saatnya membidik keuntungan dibalik mata kamera.

NERACA. Saat ini, ritual pre wedding seakan menjadi kewajiban sebelum pasangan mengucapkan janji setia, meski tak semua pasangan melakukan sesi foto pre-wedding, namun jasa yang satu ini nyata cukup menjanjikan. Foto pre wedding pun umumnya dibuat sebagai sebuah karya seni yang akan meninggalkan kesan indah, unik, dan bercitarasa pribadi.

Karena itu kreativitas seorang fotografer sangat menentukan hasil bidikannya. Namun secara umum, biaya foto pre wedding mencakup pada ongkos jasa foto (termasuk hasil foto dan foto bingkai ukuran besar), make-up, stylish (pengarah gaya), akomodasi apabila lokasinya cukup jauh, hingga penyediaan kostum bila diperlukan.

Menjajaki bisnis dibalik mata lensa, memang dibutuhkan kreatifitas sebagai modal utama. Menariknya, apabila didasari hobi, menjalankan bisnis foto pra wedding akan menjadi bisnis yang menyenangkan di samping mendatangkan penghasilan yang lumayan, maka tak aneh bila tak sedikit yang mencoba peruntungan di bidang ini, khususnya bagi mereka yang suka bekerja sebagai freelancer.

Bagi mereka yang sangat hobi dengan fotografi, bisnis macam ini tentu bukan hal sulit untuk dilakukan. Selain memiliki kamera sekelas DSLR, mereka yang hendak menerjuni bisnis ini harus memiliki kemampuan mengolah foto yang baik.

Memulai bisnis photo pre wedding dibutuhkan modal awal yang sebenarnya terbilang cukup besar. Selain memiliki kamera yang baik, aktifitas bisnis juga harus ditunjang dengan peralatan fotografi yang akan mendukung hasil karya Anda. Seperti lampu, tripot, dan perangkat-perangkat fotografi profesional lainnya.

Bagi Anda yang terjun dalam bisnis ini, tantangan kemampuan dalam memberi ide kreatif bagi para pasangan yang menjadi kliennya menjadi tuntutan yang harus dipenuhi, inilah tantangan tersendiri.

Pasalnya para klien yang Anda miliki bukanlah para model profesional yang paham bagaimana bergaya di depan kamera. Karena itu Anda perlu bersikap telaten dan kesabaran dalam menangani para model dadakan, pada umumnya lokasi yang sering dicari oleh para fotografer maupun klien adalah lokasi-lokasi outdoor yang memiliki kesan romance yang kuat.

Namun juga tidak jarang klien memilih lokasi yang unik, seperti diatas gedung bertingkat, air terjun, hingga saat terjun payung. Pemilihan lokasi sangat bergantung dengan budget yang dimiliki oleh pihak klien. Bila klien memiliki budget terbatas, cukup memilih lokasi pemotretan dibanyak tempat terdekat yang tak kalah menariknya.

Karena itulah lokasi seperti pantai, persawahan, taman, atau bangunan tua dan modern menjadi lokasi yang banyak diburu oleh para fotografer dan kliennya. Kuncinya adalah komunikasi secara terbuka dan menerima setiap masukan dari klien, ini menjadi poin penting suksesnya suatu pemotretan dan yang tidak kalah pentingnya adalah masalah pemilihan tempat pemotretan.

Memilih lokasi outdoor untuk pemotretan pre Photo wedding membutuhkan biaya yg tidak sedikit. Salah satu biaya pemotretan yg harus anda keluarkan adalah biaya ijin lokasi.

Berbeda dgn di luar negeri yg tidak mengenakan biaya apapun untuk melakukan pemotretan pre wedding foto di tempat umum atau tempat wisata, di Indonesia khususnya di Jakarta hampir semua tempat pariwisata dikenai biaya yg besarnya pun bervariasi.

Ketika mode menjadi sebuah kebutuhan, dokumentasi foto pra wedding memang telah menjadi salah satu bagian yang tak boleh diabaikan. Berbagai ide muncul dalam benak orang yang ingin mendokumentasikan saat-saat terakhir masa lajangnya. Selanjutnya, tinggal mewujudkannya dengan fotografi.

Untuk tarif paket pre wedding, rata-rata diantara Rp dua juta hingga Rp 10 juta, dengan tarif maksimal, umumnya klien sangat dimanjakan karena sudah lengkap. Sebenarnya tarif dibawah satu juta rupiah pun bisa didapat, tergantung dari biaya-biaya yang bisa di reduce, seperti make-up dan penggunaan stylish hingga masalah lokasi yang tidak perlu jauh-jauh ke luar kota.

Secara umum, bisnis ini cukup menjanjikan. Mungkin yang menjadi hambatan dari bisnis ini adalah penyediaan alat-alat fotografi yang cukup mahal serta persaingan bisnis foto pre wedding yang cukup sengit. Sebagai karya seni yang diharapkan indah dan bercitarasa pribadi, pengambilan foto-foto prewedding memerlukan perencanaan yang cermat agar kelak hasil karya foto tersebut layak pajang baik di acara resepsi maupun di meja tamu.

Untuk memulai usaha ini, Anda memerlukan persiapan yang cukup matang, seperti halnya memulai usaha yang lain. Dan yang terpenting adalah jangan cepat menyerah dalam memulai sesuatu yang baru. Dengan foto pre wedding, dapat menjadi momen yang sangat berkesan sekaligus menyenangkan bagi calon pengantin.

Momen ini akan selalu dikenang dan sekaligus menjadi foto yang akan dipajang dipintu masuk tempat resepsi pernikahan Anda. Maka jadikanlah foto pre wedding terlihat sempurna. Selain dikemas dalam bentuk album yang kelak layak dijadikan pajangan yang enak dipajang dan dibuka-buka di meja tamu (coffee table), beberapa foto pre wedding juga dicetak besar untuk dipajang di area resepsi pernikahan.

BERITA TERKAIT

Berkat Strategi Bisnis Tepat - ABM Investama Raup Laba US$ 65,49 Juta

NERACA Jakarta - PT ABM Investama Tbk (ABMM), perusahaan energi terintegrasi nasional membukukan laba bersih sebesar US$ 65,49 juta di…

Prospek Bisnis Ban Positif - Multistrada Masih Bukukan Rugi US$ 8,18 Juta

NERACA Jakarta –Aksi korporasi Compagnie Generale Des Etablissements Michelin (Michelin) mengakuisisi 80% saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) di…

Komitmen Indosat Sebarkan Pesan Positif - Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Bijak Bersosmed

Di era digital saat ini, berbagai macam informasi mudah didapatkan yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Dibalik pluas…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…