Dari Pemula Menuju Profesional - Bisnis Foto Pre Wedding :

NERACA. Fotografi pre wedding muncul di Indonesia terjadi karena kebiasaan di sini yang melebarkan kegiatan pemotretan perkawinan sampai ke segala aspek yang berbau komersial melalui hasil jepretannya.

Asal usul foto pre wedding diawali saat industri fotografi berkembang pesat di wilayah Cina daratan pasca terbukanya sistem Ekonomi Cina di tahun 90-an. Saat itu wilayah Cina banyak dimasuki produk Elektronik dari Jepang, Korea dan Taiwan. Investor pun berebut membuat pabrik elektronik di Cina, karena production cost-nya terbilang cukup murah (terutama birokrasi dan ijin usaha).

Hingga akhirnya sampai pada keinginan membuat foto yang menarik dalam kaitannya mengiklankan sejumlah produk, terutama film dan sinetron yang digunakan untuk poster seperti layaknya film layar lebar. Dari situlah foto pre wedding menemukan jalannya sebagai wadah bisnis baru.

Dunia fotografi dunia mengenal wedding photography dan kegiatan ini hanyalah memotret sepasang pengantin baik saat kegiatan pemberkatan maupun pose sepasang mempelai itu di outdoor maupun di dalam studio. Sementara fotografi prewed yang hanya marak di Indonesia semata memotret sepasang calon pengantin itu untuk berbagai keperluan, seperti untuk menghias undangan, untuk foto yang dipasang di ruang resepsi, dan secara umum hanyalah foto dua manusia yang sedang berbahagia.

Namun, jangan Anda pandang ringan bisnis yang terjadi di dunia fotografi pre wedding ini. Walau umumnya hanta dipandang sebagai sebuah kegiatan satu paket antara kegiatan resepsi dan dokumentasi baik video maupun fotografi, namun fotografi pre wedding telah menjadi batu loncat ratusan fotografer pemula untuk terjun ke dunia profesional.

Kalau saja Anda akan menikah dalam waktu dekat dan lokasi berlangsungnya pernikahan Anda dinilai cukup fotogenik, seperti Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Blenduk Semarang, atau Gereja Imanuel, Gambir, Jakarta, percayalah, Anda bisa mendapatkan beberapa fotografer gratisan. Mereka adalah para pemula dalam bisnis fotografi yang berniat mengumpulkan portofolio untuk modal kerja selanjutnya.

Seorang fotografer yang ingin mendapatkan kerja memotret acara perkawinan wajib punya contoh-contoh pemotretannya agar sang calon klien bisa yakin pada mutu sang fotografer sekaligus bisa memilih tipe-tipe dan gaya pemotretannya.

Fotografi pre wedding, mewajibkan seorang fotografer memiliki setumpuk daftar tempat-tempat yang bagus untuk latar belakang dan style pemotretan. Sejalan dengan waktu, saat ini hampir semua tempat, terutama sekitar Jakarta, menuntut pembayaran kalau dipakai untuk pemotretan pre wedding.

Beberapa kompleks perumahan bahkan memasang tarif sampai tujuh digit rupiah. Sampai saat ini hanya perumahan Springhill di kawasan Kemayoran yang justru mengadaptasi kebutuhan fotografi pre wedding dengan cuma-cuma.

Dalam memotret pre wedding, seorang fotografer harus mampu mengarahkan gaya sang calon pengantin (kalau perlu membawa pengarah gaya) serta bisa memanfaatkan keindahan tempat pemotretan dengan maksimal. Namun bila tidak waspada, keindahan tempat yang dipakai justru bisa membawa risiko pada kerusakan alat.

Bagi seorang pemula, umumnya akan sulit untuk menentukan tarif. Kalau Anda akan memulai bisnis fotografi perkawinan dan pre wedding, mulailah segalanya dengan menentukan berapa Anda akan dibayar. Mutu dan harga haruslah sebanding. Saat ini di Jakarta, rentang biaya fotografi pre wedding profesional adalah sekitar Rp 1 juta sampai dengan Rp 100 juta.

Adakalanya order pemotretan berawal dari sekedar nguping pembicaraan rekan-rekan pecinta foto hingga ngobrol langsung dengan para pelaku bisnis fotografi dan para pakar fotografi. Bahkan informasi seputar pre wedding, kebanyakan berasal dari cerita mulut ke mulut, pengamatan internet dan sekadar pengalaman pribadi.

BERITA TERKAIT

Dari Jambi Hingga Gorontalo, Dikembangkan IKM Kelapa Terpadu

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin giat memacu hilirisasi komoditas kelapa agar menjadi produk industri dalam negeri yang bernilai tambah…

Berkat Strategi Bisnis Tepat - ABM Investama Raup Laba US$ 65,49 Juta

NERACA Jakarta - PT ABM Investama Tbk (ABMM), perusahaan energi terintegrasi nasional membukukan laba bersih sebesar US$ 65,49 juta di…

Prospek Bisnis Ban Positif - Multistrada Masih Bukukan Rugi US$ 8,18 Juta

NERACA Jakarta –Aksi korporasi Compagnie Generale Des Etablissements Michelin (Michelin) mengakuisisi 80% saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) di…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…