Startegi Bolt Jaring Pelanggan

Tahun 2016 ini PT Internux (Bolt) terus fokus untuk menaikkan jumlah pelanggannya. Guna meningkatkan pelanggan tersebut, Bolt mempunyai strategi khusus yaitu menawarkan kecepatan 4G dan harga yang terjangkau.

Saat ini jumlah total pelanggan Bolt sudah mencapai 1,8 juta orang dan sekitar 60.000 diantaranya merupakan pelanggan pasca bayar. "Targetnya tahun ini bisa naik sejuta pelanggan lagi. Strateginya masih sama, kita tawarkan speed dan value," terang Chief Executive Officer Bolt Dicky Moechtar.

Koneksi internet Bolt didukung oleh total 3.600 base transceiver station (BTS) yang tersebar di Jabodetabek yang sebagian besar terhubung ke jaringan kabel serat optik.

Chief Technology Officer Bolt, Devid Gubiani mengatakan perusahaanya juga sudah mengimplementasikan teknologi 4G+ atau LTE Advanced yang menjanjikan kecepatan transfer data hingga 200 Mbps.

Dia menambahkan pihak Bolt juga berniat menambal blank spot yang ada di wilayah yang sebenarnya sudah mendapatkan sinyal. Biasanya blank spot itu terjadi karena kenaikan jumlah pengguna di suatu wilayah, sedangkan BTS yang menampung kapasitasnya terbatas.

"Kami akan pasang small cell atau nanocell untuk meningkatkan kecepatan. Jadi misalnya di Plaza Semanggi sudah ada coverage Bolt, kami pasang di sana supaya bisa lebih cepat," paparnya.

Dari total target yang disebutkannya, dia berharap bisa mendapatkan 100.000 pelanggan baru di segmen pasca bayar. Pasalnya pengguna segmen ini cenderung menghasilkan average revenue per user yang tinggi, yaitu Rp 149.000 per orang.

Dicky menambahkan pengguna pasca bayar memang cenderung lebih sedikit karena belum banyak yang mau mengadopsinya. Masalahnya adalah pengguna Indonesia kebanyakan lebih nyaman untuk mengisi pulsa saat dibutuhkan, dan ada kekhawatiran terhadap tagihan yang membengkak.

"Kalau di Bolt pasca bayar berdasarkan paket dan akan ada reminder untuk menambah paket secara manual saat sudah mendekati batas kuota. Dengan cara itu sebenarnya tagihan tidak otomatis bertambah," ujarnya.

"Tahun ini kami fokus buat menaikkan jumlah pelanggan saja, kalau soal paket atau konten kelihatannya masih nanti," tutupnya.

BERITA TERKAIT

Layanan BOLT Hadir di Serang dan Cilegon

Dalam rangka perluas penetrasi pasar, BOLT sebagai pionir operator 4G-LTE di Indonesia kembali memperluas jangkauan jaringannya ke kota-kota baru. Dua…

Kuartal Satu, GMF Raih Dua Pelanggan Baru - Tingkatkan Pendapatan Non Afiliasi

NERACA Jakarta- Meskipun perolehan laba di kuartal pertama tahun 2018 turun dibandingkan priode yang sama tahun lalu, namun PT Garuda…

Smartfren Kehilangan 2 Juta Pelanggan

Perusahaan telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mencatatkan penurunan sebanyak 2 juta pelanggan sebagai dampak dari aturan registrasi SIM card…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Operator Seluler Tambah Kapasitas Jaringan - Mudik dan Lebaran 2018

Dalam menghadapi lonjakan akses di musim mudik dan lebaran 2018 membuat masing-masing operator telekomunikasi mulai menyiapkan bahkan sudah melakukan optimalisasi…

Tips Asik Mudik Bersama Smartphone Anda

Mudik memang menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia terutama para perantau ketika menjelang Lebaran. Momen Lebaran kurang lengkap rasanya jika tidak…

Honor 7A Resmi Masuk di Pasar Indonesia

Honor secara resmi memperkenalkan smartphone terbarunya untuk pasar Indonesia. Kali ini, perusahaan asal Tiongkok itu memboyong Honor 7A yang ditujukan…