Kiat Memulai Bisnis Antar Jemput

NERACA. Bisnis jasa merupakan bisnis yang menjual layanan kepada para konsumen yang membutuhkan. Berbeda dengan bisnis yang menjual barang, bisnis jasa menyediakan produk yang tidak berwujud dan tidak menyebabkan kepemilikan apapun bagi konsumen yang menggunakannya.

Jika bisnis produk atau barang dapat dimiliki konsumen setelah terjadi transaksi, bisnis jasa hanya bisa memberikan kualitas pelayanan yang diharapkan pelanggan setelah mereka melakukan transaksi walaupun tidak dapat memiliki pelayanan tersebut seterusnya.

Hitungan bila menggunakan angkutan umum, jelas faktor kenyamaan menjadi hal utama, terlebih saat jalanan macet, banyak anak-anak sekolah yang kelelahan dan mengalami stress di jalan, kondisi ini juga merupakan faktor yang dipertimbangkan oleh orang tua untuk menggunakan jasa antar jemput.

Berikut ini adalah tips agar bisnis kita langgeng dan sukses; Jangan cepat puas dengan apa yang sudah kita raih, kita harus terus belajar untuk selalu meningkatkan pelayanan.

Kenali pelanggan kita sebaik-baiknya, karena memiliki uang saja tidak cukup, kita harus tetap punya gairah untuk sukses dalam bisnis, komitmen untuk bekerja keras dan profesional, Jika kita sudah mempunyai mobil dengan jenis yang bisa muat banyak orang, kita bisa segera memulai bisnis ini. Dan apabila belum mempunyainya, kita bisa membeli baik bekas maupun baru.

kedua, pisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, ketiga, mulailah membuat catatan untuk setiap penerimaan dan pengeluaran, keempat, buat evaluasi untuk membandingkan target penjualan dengan rencana, selain itu evaluasi juga berfungsi untuk mengetahui kelemahan yang ada sehingga bisa segera memperbaiki.

Sikap terburu-buru dalam melakukan ekspansi, juga dianggap gegabah. Kecuali bila Anda yakin dengan kondisi perusahaan Anda. Lalu bagaimana agar para konsumen lebih memilih jasa antar jemput yang Anda tawarkan, tentu saja pelayanan antar jemput Anda harus mempunyai nilai tambah dibanding jasa antar jemput lainnya, selain secara berkala Anda harus merawat mobil secara rutin.

BERITA TERKAIT

Peluang Bisnis Ritel Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Bisnis ritel di Indonesia—dalam beberapa tahun  akhir  ini mengalami kelesuan yang luar  biasa,…

Dyandra Targetkan Laba Rp 43 Miliar di 2018 - Masih Mengandalkan Bisnis Organizer

NERACA Jakarta – Selalu mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dari tahun ke tahun, terus konsisten dilakukan PT Dyandra Media…

Garuda Cari Pinjaman US$ 200 Juta - Danai Ekspansi Bisnis 2018

NERACA Tangerang - Danai penambahan belanja modal di 2018, PT Garuda Indonesia (Perseroa) Tbk (GIAA) berencana mencari pinjaman sebesar US$…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…