Langkah Menuju Bisnis Antar Jemput

NERACA. Setiap tahun ajaran baru, orang tua sibuk memilih sekolah dengan kelebihan dan fasilitas yang dijanjikan, seperti layanan antar jemput sekolah. Kondisi ini membuka peluang bisnis bagi kita. Selain menguntungkan, bisnis ini mudah pengelolaannya, hanya dibutuhkan merawat mobil dan waktu yang cukup dua kali sehari yaitu berangkat dan pulang sekolah.

Namun patut diperhatikan langkah persiapan bila Anda berniat mengelola bisnis antar jemput sekolah. Pertama; jika belum bisa mengemudikan mobil, belajar dan dapatkan surat ijin mengemudi yang sah. Kedua, tentukan daerah atau rute mana saja yang bisa kita layani. Ketiga, lakukan pengamatan ke sekolah-sekolah untuk mengetahui keadaan calon konsumen di lapangan.

Keempat, bangun hubungan yang baik dan erat dengan orang-orang tua siswa yang ada di sekitar Anda sehingga mereka memiliki kepercayaan terhadap Anda. Nama baik dan reputasi yang bisa dipercaya akan menjadi ‘izin usaha’ yang amat penting bagi Anda. Sehingga jika Anda memberitahukan pada mereka Anda akan membuka usaha antar jemput, mereka tidak akan ragu menitipkan buah hatinya di jasa layanan Anda.

Dan kelima, mobil menjadi alat vital dalam operasionalisasi usaha ini. Maka keselamatan adalah yang terpenting. Mobil Anda tidak harus keluaran terbaru dan mahal tetapi harus memenuhi standar keamanan dan dalam kondisi yag laik jalan.

Anda pun harus mampu membuktikan pada konsumen bahwa Anda akan memegang teguh komitmen terhadap para konsumen (orang tua dan siswa) atas keselamatan putra-putri mereka. Lalu miliki nomor kontak ponsel anak, orang tua murid dan jika perlu, pihak sekolah, sehingga bisa dilakukan koordinasi tentang jam masuk dan pulang siswa sekolah yang bersangkutan.

Selayaknya pula Anda menjunjung tinggi kebiasaan tepat waktu karena dalam usaha ini. Artinya ketepatan waktu sangat ditekankan. Karena bagi orang tua murid, tentu mereka tidak akan memercayakan anaknya yang akan berangkat dengan orang yang suka terlambat dan kurang disiplin.

Selain itu, Anda harus secara berkala melakukan monitoring terhadap kondisi fisik mobil dan surat-surat resmi lainnya, sehingga Anda tidak akan kerepotan hanya karena terlewat masa perpanjangannya dan sebagainya.

Patut pula Anda sadari, bila tidak semua orang tua membutuhkan jasa antar jemput karena telah memiliki sopir dan mobil sendiri untuk mengantar anak-anak mereka. Lalu sadarilah rasa jenuh saat Anda ingin menawarkan jasa antar jemput, karena itu antisipasi yang dapat Anda lakukan adalah dengan mencari sekolah baru sebagai target konsumen atau berinovasi dengan menambah nilai tambah bagi konsumen.

BERITA TERKAIT

Bisnis Semen Masih Lesu - Indocement Patok Pertumbuhan Konservatif

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan masih terjadinya kelebihan pasokan pasar semen dalam negeri dan juga melihat pencapaian kinerja keuangan sepanjang tahun…

Restriksi Perdagangan - Sikapi Langkah Diskriminatif Sawit, Pemerintah Kirim Delegasi ke UE

NERACA Jakarta – Pemerintah siap mengirim delegasi ke Uni Eropa untuk memberikan penjelasan sebagai respons atas langkah diskriminatif terhadap sawit,…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - BCA Life Gandeng Mizuho Balimor Finance

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan bisnis asuransi kredit, PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) perluas kerjasama dengan perusahaan pembiayaan atau…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…