Bank Mandiri Dorong Semangat Kewirausahaan

Sabtu, 29/10/2011

NERACA. Keterbatasan pendidikan dan informasi tentang kewirausahaan menjadi fokus Bank Mandiri, pendidikan wirausaha ini harus diikuti tidak hanya oleh para mahasiswa, namun juga para dosen. Dirut Mandiri Zulkifli Zaini seusai pemberian penghargaan WM 2010 mengatakan bahwa perlunya pendidikan secara menyeluruh untuk mencapai mental-mental wirausaha sejati.

Berdasarkan kenyataan itu, Bank Mandiri memfasilitasi dosen-dosen kewirausahaan dengan Training of Trainer untuk membekali mereka dalam menggunakan modul kewirausahaan mandiri. Menurut Zulkifli bahwa dosen dan para pengajar perlu mendapat pelatihan khusus, karena selama ini untuk menjadi wirausaha hanya mengandalkan learning by doing. Selain itu, Bank Mandiri juga menciptakan dosen untuk menjadi seorang business coach yang baik bagi mahasiswanya yang sedang maupun yang akan berwirausaha.

Untuk itu diperlukan tolok ukur yang merata dan menjadi standar semua lembaga pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya pada pendidikan tinggi. “Modul kewirausahaan telah dibuat dan terus disempurnakan yang difasilitasi Bank Mandiri, bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan Institut Teknologi 10 November Surabaya,” jelas Zulkifli.

Sepanjang tahun 2011, program Wirausaha Mandiri akan terus dikembangkan dengan penambahan satu kategori yaitu; technopreneur atau wirausaha pada bidang teknologi disamping tiga kategori yang telah ada. Bank Mandiri pun menjalin kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional, dan menggandeng para pengusaha nasional untuk berbagi ilmu dan pengalaman berwirausaha dengan para mahasiswa dan dosen.

Diharapkan program Wirausaha Mandiri mampu membantu meningkatkan angka wirausaha di Tanah Air, sekaligus menjadi pemicu bagi BUMN lainnya untuk mengikuti jejak Bank Mandiri. Dengan banyaknya penambahan jumlah wirausaha muda, diharapkan pencapaian 2% saja, maka jumlah penduduk Indonesia sebagai pengusaha bisa segera tercapai. Saat ini tercatat baru 0,18% penduduk Indonesia yang menjadi pengusaha.

Dalam, “Expo Wirausaha Mandiri,” yang digelar Bank Mandiri diawal tahun 2011 lalu, merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia. Chief Financial Officer PT Bank Mandiri Tbk, Pahala N Mansury mengatakan bahwa program Wirausaha Mandiri bertujuan mengubah pola pikir mahasiswa untuk mulai berwirausaha, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada ketersediaan lapangan pekerjaan.

“Kami yakin bahwa dengan meningkatnya angka kewirausahaan, maka tingkat kesejahteraan bagi lingkungan sekitar pun akan meningkat yang sekaligus mendorong roda perekonomian Indonesia,” urai Pahala, karena dengan wirausaha dapat membuka lapangan kerja baru dan akan membantu menurunkan angka pengangguran.

Program Wirausaha Mandiri merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri sekaligus dukungan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Rangkaian program ini terbagi dalam beberapa kegiatan, seperti sosialisasi modul kewirausahaan, workshop dan expo Wirausaha Mandiri, beasiswa Wirausaha Mandiri, penghargaan Wirausaha Mandiri, beasiswa business plan dan program Awi-Awi Mandiri.