Bendungan Karangkates Salah Satu Peninggalan Bung Karno

Neraca. Bendungan Karangkates atau yang sekarang biasa disebut dengan Bendungan Sutami terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bendungan yang airnya berasal dari Sungai Brantas ini mulai dibangun oleh pemerintah antara tahun 1975-1977 dengan dana sekitar US$37,97 juta atau Rp.100,93 milyar untuk dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).Pengunjung dapat mencapai Bendungan Karangkates relatif mudah (menggunakan kendaraan umum), karena lokasinya berada di tepi jalan raya Malang-Blitar, sekitar 35 kilometer di sebelah selatan Kota Malang atau 16 kilometer arah barat obyek wisata Gunung Kawi.

Bendungan dan waduk Karangkates yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) yang berkedudukan di Kota Malang ini mempunyai luas keseluruhan sekitar 6 hektar. Air waduknya hanya berasal dari Sungai Brantas yang semakin hari bertambah keruh dan kotor karena polusi.Hal ini menyebabkan beberapa tahun yang lalu banyak ikan di Waduk Karangkates mati karena kekurangan oksigen. Menurut Ir Tjoek Walujo Subijanto (Direktur Pengelolaan Sungai Brantas), oksigen yang menipis itu merupakan dampak dari polusi limbah cair berbahaya yang berasal dari deterjen dan limbah industri yang merangsang berkembang biaknya tumbuhan algae.

Namun lepas dari masalah itu, yang jelas Bendungan Karangkates memiliki kapasitas terpasang 3x35 megawatt (MW) dan mampu memproduksi listrik sekitar 400 juta kwh per tahun. Selain itu, Bendungan Karangkates saat ini juga dijadikan sebagai sarana rekreasi dan olahraga, terutama bagi masyarakat yang berasal dari Malang dan Kediri. Konon, hijaunya pepohonan serta suasananya yang tenang, membuat banyak orang tertarik untuk berkunjung ke sana, walau terkadang harus diselingi oleh bau tak sedap dari sampah yang mengapung di waduk.

Fasilitas Bendungan Karangkates

Karena telah dijadikan sebagai sebuah obyek wisata, fasilitas penunjang di Bendungan Karangkates tergolong lengkap. Misalnya, bagi pengunjung yang ingin berolahraga, di dalam areal waduk dan bendungan Karangkates terdapat beberapa fasilitas olahraga, seperti: tempat pemancingan ikan, lapangan tenis hingga lapangan golf. Sementara, bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan selain bendungan, dapat mengunjungi taman wisata yang letaknya di sebelah utara Bendungan Karangkates dan di sebelah selatan Bendungan Lahor. Dan, apabila telah lelah berkeliling, pengunjung juga dapat menikmati aneka makanan yang dijual di warung-warung yang ada di sekitar bendungan.

Selain fasilitas di atas, masih ada berbagai fasilitas penunjang lainnya yang membuat kawasan wisata Bendungan Karangkates atau Sutami banyak dikunjungi orang. Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya adalah: lapangan parkir yang cukup luas, camping ground, kebun binatang mini, taman bermain anak-anak, kios-kios penjual souvenir khas daerah Malang dan sekitarnya, mushola, kamar mandi, WC, dan lain sebagainya. Sebagai catatan, untuk dapat memasuki obyek wisata Bendungan Karangkates pihak pengelola mematok harga tiket masuk bagi pengunjung hanya sebesar Rp.2.000,00 per orang.

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, terus berupaya menekan…

Pendapatan Daerah Banten Triwulan Satu 2019 Lebihi Target

Pendapatan Daerah Banten Triwulan Satu 2019 Lebihi Target NERACA Serang - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten mengungkapkan target pendapatan dari…

Bandara Baru Sepi, Apa yang Salah?

Oleh: Galuh Ratnatika Pembangunan infrastruktur dalam masa pemerintahan presiden Joko Widodo memang tidak main-main, khususnya untuk transportasi publik. Bahkan biaya…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Gua Batu Cermin, Wisata ke Perut Bumi di Labuan Bajo

Saat memutuskan untuk pergi berwisata ke Labuan Bajo, NTT, sebagian besar pasti sudah membayangkan tentang keindahan pantai, keindahan bawah laut…

Ragam Atraksi Wisata di Pantai Bido

Menghabiskan waktu di pantai sembari menikmati suara debur ombak, desir angin, dan limpahan sinar mentari yang tidak ada habisnya adalah…

Jumlah Wisatawan yang Menginap di Banten Mulai Meningkat

Bencana tsunami yang melanda Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhir Desember 2018 menyebabkan banyak sektor, termasuk pariwisata, harus…