Sisi Agama Dalam Arsitektur Rumah Melayu

Neraca. Jika mendengar kata ‘rumah Melayu’, apa yang muncul dalam benak kita? Rumah panggung, itu barangkali yang pertama terbayang. Memang benar, salah satu ciri khas rumah Melayu adalah didirikan di atas tiang-tiang. Bentuk rumah panggung ini adalah suatu upaya penyesuaian diri terhadap alam. Di daerah-daerah tepian sungai dan di tepi pantai, rumah panggung dibuat untuk mengantisipasi banjir dan air pasang. Ruang di bawah rumah biasanya digunakan untuk menyimpan perahu.

Adapun di daerah pedalaman, rumah panggung dibuat untuk menghindarkan diri dari serangan binatang buas. Di daerah pertanian, kolong di bawah rumah dipergunakan sebagai kandang ternak. Jika ditilik lebih jauh, rumah Melayu memiliki arsitektur yang sangat beragam. Rumah adat di Riau, Minangkabau, Jambi, Palembang, juga rumah-rumah di Kalimantan dan Sulawesi memiliki ciri khas yang berbeda.

Rumah Melayu Riau memiliki ciri khas pada atapnya yang dihiasi dengan ‘selembayung’, ‘bidai’ atau ‘singap’, ‘sayap layang-layang’, dan teritisan ‘lebah bergantung’. Ukiran pada rumah Melayu Riau sangat beragam, seperti “Awan Larat”, “Kaluk Paku”, “Kembang Jatun”, “Kuntum Menjalar”, “Itik Pulang Petang”, dan masih banyak lagi. Orang Melayu di Riau menyukai warna-warna cerah, sehingga rumah biasanya dicat dengan warna kuning, hijau, atau biru menyolok.

Lengkung tinggi di bagian depan bangunan dibuat dari batu putih ukir buatan Muntilan. Proses pembuatan batu ukir ini cukup rumit, karena dibuat dari batu alam yang diukir dengan tangan. Ukiran pada kaki lengkung bermotif ‘Awan Larat’, dan pada bagian lengkung diukir kaligrafi Surat Al A’raf ayat 96 yang artinya“Dan sekiranya penduduk negeri ini beriman dan bertakwa, pasti Kami akan berikan berkah dari langit dan bumi”.

BERITA TERKAIT

Menteri Dalam Negeri - Dana Operasional Kepala Desa Cegah Korupsi

Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri Dana Operasional Kepala Desa Cegah Korupsi Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan dana…

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik - Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran NERACA Sukabumi -…

Kementan: Pasokan Jagung Dikuasai ‘Feed Mill’ Besar - PENYEBAB TINGGINYA HARGA JAGUNG DI DALAM NEGERI

Jakarta-Kementerian Pertanian mengungkapkan, pasokan jagung di Indonesia kebanyakan dikuasai oleh perusahaan pabrik pakan besar (feed mill). Penguasaan tersebut menjadi salah…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

BUMN Diusulkan Bantu Milenial Miliki Rumah

BUMN Diusulkan Bantu Milenial Miliki Rumah NERACA Jakarta - Pengamat properti, Ali Tranghanda menyampaikan usulan agar BUMN dapat membantu generasi…

Perusahaan Properti Karawang Kembangkan Hunian Ala Jepang

Perusahaan Properti Karawang Kembangkan Hunian Ala Jepang NERACA Karawang - Perusahaan properti di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berinovasi mengembangkan hunian…

Adhi Commuter Properti Garap Pasar LRT

Adhi Commuter Properti Garap Pasar LRT NERACA Jakarta - PT Adhi Commuter Properti (ACP) anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero)…