The Women

Sutradara: Lucky McKee

Penulis Skenario: Lucky McKee, Jack Ketchum

Pemain:Carlee Baker, Shana Barry and Marcia Bennett

NERACA. Film The Woman digambarkan sebagai sosok yang tersisa dan masih hidup sebagai komunitas yang tinggal bersama sejunlah anggota suku liar. Mereka dikenal sebagai kelompok mpenjelajah yang telah mengarungi Pantai Utara Amerika selama bertahun-tahun.

Kisah berawal saat salah satu keluarga kelompok pengembara terbunuh dalam sebuah pergulatan dengan aparat kepolisian karena hal yang sangat sepele. Dalam keadaan terluka dan rentan karena kehilangan anggota keluarganya, The Women menjadi sangat liar dan buas untuk menuntaskan dendam pada mereka yang menyatakan manusia yang beradab.

Disisi lain, The Women juga merasa terancam dalam komunitasnya yang tidak lagi memiliki pegangan orang terkuat didalam keluarganya. Ia mudah dilecehkan, diperkosa dan dianiaya layaknya mainan oleh kaum lelaki dalam komunitas sukunya. Hidup yang sangat rentan dijalani women, menarik perhatian seorang pengacara negara yang sukses dan pria yang telah berkeluarga Christopher Cleek untuk memutuskan menolong women, untuk dilindungi dan diajakan hidup normal mengikuti peradaban manusia yang sesungguhnya.

Namun keputusan Chris menolong, berbuah sebaliknya. Keluarga dan orang terdekat Chris terancam dengan kehadiran women, yang dibalik jiwanya sudah tertancap hawa dendam atas kematian beberapa anggota keluarganya akibat pertempuran dengan polisi. Dengan perlahan, satu per satu anggota keluarga, teman, sahabat, rekan kerja Chris menjadi sajian empuk sebagai mangsa pelampiasan dendam The Women.

Dalam film ini, McKee (sang sutradara) berhasil mencapai tujuannya, dengan melukiskan bila kebenaran sesungguhnya sangat pahit dan dijamin akan mengusik hati nurani Anda, bahkan bagi sejumlah penonton dengan latarbelakang religius yang tinggi. Subjek-subjek perkosaan, inses, kekejaman, terdapat kekerasan domestik dan pembunuhan secara brutal, semua campur aduk tanpa banyak kompromi dan penyesalan. Tokoh perempuan yang menyerang secara agresif menjadi kontroversi terbesar di Amerika. Apakah Chris dapat menyelamatkan keluarganya? terutama sang istri, Belle (Angela Bettis).

McKee berhasil menggambarkan kepada dunia, seperti apa sesungguhnya sifat kebuasan dari hewan yang ada dalam diri manusia. Kadang ketika Anda melampaui kekerasan mengerikan, beberapa momen memaksa Anda berimajinasi dengan sangat jauh. McKee tidak hanya berhasil dalam menarik kita ke tengah suasana yang paling jahat dari jiwa manusia tetapi juga membuat permintaan maaf menjadi konteks basi yang tak pernah dikenal.

BERITA TERKAIT

Maybank Women Eco Weavers Unjuk Gigi di ASEAN - Perluas Program Pemberdayaan Komunitas

Menunjukkan eksistensinya di perayaan hari jadi ke-50 ASEAN, Maybank Foundation menampilkan kesukesan program tanggung jawab sosial melalui Maybank Women Eco…

Pertunjukan Unik di Bidang Sains - L’Oréal-UNESCO For Women in Science Edisi 17

Perempuan dapat berkontribusi dengan baik untuk kemajuan ilmiah di dalam bidang yang sebagian besar masih didominasi oleh pria NERACA Memasuki…

Dua Kementerian Bersinergi Tingkatkan Perempuan Dalam UKM - \"Apec Women Forum 2013\", Nusa Dua, Bali

Nusa Dua - Dua kementerian yang menangani usaha kecil menengah (UKM) dan kementerian yang menangani isu perempuan yang tergabung dalam…

BERITA LAINNYA DI RESENSI FILM

Love The Coopers: Kejutan untuk Klan Cooper

Film komedi barat berjudul “Love The Coopers” ini merupakan film yang berceritakan mengenai empat generasi dari klan Cooper yang datang…

Wujudkan Impian dengan Zikir 99 Asmaul Husna

Menurut etimologi,  Asmaul Husna berasal dari kata Al Asma dan Al Husna, yang artinya nama-nama yang indah. Secara istilah Asmaul…

Pride and Prejudice and Zombies

Pride and Prejudice and Zombies adalah salah satu film horor arahan arahan sutradara Burr Steers yang rilis di awal tahun…