Diare Masih Mengancam

NERACA. Guna mendukung upaya pemerintah RI dalam meningkatkan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menanamkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS). PT Unilever Indonesia melalui produk sabun kesehatan keluarga Lifebuoy secara konsisten mengkampanyekan PHBS sejak tahun 2004.

Gerakan program ini dikaitkan dengan perilaku dan kebiasaan sehat di lima waktu aktifitas yang sangat penting, yakni mandi memakai sabun; CTPS sebelum makan pagi, makan siang serta makan malam, dan CTPS setelah dari toilet. Tujuannya agar lima kegiatan rutin tersebut bisa berhubungan dengan perilaku sehat dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari. Apalagi ancaman penyakit diare masih berada di posisi lima besar, dan masih jadi problem utama masyarakat Indonesia menuju kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Implementasi dari gerakan kebersihan menuju hidup sehat itu akan berlangsung serentak pada pertengahan September sampai Oktober 2011, dan sekaligus menyambut Hari Kesehatan Nasional, dimana Lifebuoy akan memberikan apresiasi kepada Kader Kesehatan PKK Terbaik, Sekolah Terbaik, Guru Terbaik, dan Dokter Kecil Teladan.

Menurut Corporate Secretary PT Unilever Indonesia, Tbk Sancoyo Antarikso, melalui brand sabun kesehatan Lifebuoy, akan selalu mengambil peran aktif dalam berbagai kampanye edukasi kebiasaan sehat seperti CTPS, baik melalui program Lifebuoy Berbagi Sehat maupun kemitraan seperti di acara ini. “Misi sosial dari Unilever Indonesia, antara lain berupaya turut menghadirkan kesehatan bagi masyarakat melalui edukasi kebiasan sehat salah satunya adalah CTPS,” ujar Sancoyo.

Sancoyo memaparkan kendati CTPS sangat mudah dan murah tapi belum menjadi kebiasaan sehat masyarakat Indonesia. Karena itu pihaknya tetap berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada sekolah dan keluarga Indonesia, selain edukasi baik langsung ke lapangan, maupun melakukan penelitian mengenai efektifitas CTPS.

Berdasarkan kajian WHO, implementasi terpadu STBM dapat menurunkan angka kejadian diare hingga 94%, yaitu melalui peningkatan CTPS dan mengubah perilaku negatif seperti pengurangan buang air sembarangan, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengolahan limbah cair.

BERITA TERKAIT

Perangi Sampah Plastik - Yasunli Donasikan Ratusan Tumbler Untuk Anak Sekolah

Merayakan hari jadinya ke-40, PT. Yasunli Abadi Utama Plastik (Yasunli) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur pembuatan plastik…

Fokuskan Penanganan Bencana - Lagi, Sharp Gelar Bakti Untuk Negeri di Lebak

Sebulan pasca bencana banjir yang menghantam Jabodetabek dan sekitarnya, beberapa daerah terdampak banjir masih berada dalam proses pemulihan. Salah satu…

Bantu Sejahterakan Masyarakat 56 Desa - Astra Telah Salurkan Total Bantuan Rp 4 Miliar

Konsistensi PT Astra International Tbk dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) tidak pernah absen.…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dorong Kontribusi Peran Pemuda - Talenta Muda Ditantang Bangun Ekosistem Digital

Kemajuan bangsa Indonesia di era digital tidak terlepas dari peran generasi muda sebagai digital native. Mereka menjadi agen perubahan untuk mewujudkan…

Bangun Budaya Membaca - Pelaku Usaha Diajak Salurkan CSR Bangun Perpustakaan

Mencerdaskan anak bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah, tetapi juga ada peran tanggung jawab dunia…

Bantu Bencana Banjir Jabodetabek - Gojek Sukses Galang Donasi Masyarakat Rp 1 Miliar

Atasnama kemanusiaan, Gojek sebagai perusahaan platform teknologi super app terdepan karya anak bangsa selalu hadir untuk membantu sesama yang tertimpa…