One Stop Recreations

YJ Herwanto, Sesdit Operasi 1 PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk.

Sabtu, 22/10/2011

Neraca. Bergabung di PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk sejak 16 tahun lalu (1995) sebagai arsitek di tim perencana untuk tempat wisata tersebut. Pekerjaan ini dilakoninya setelah menamatkan kuliah di Universitas Diponegoro, jurusan arsitek. Sebagai junior arsitek di Ancol, assignment pertama yang ia terima menangani perencanaan arsitektural wahana Atlantis. Selain itu, dia juga ditugaskan menangani shelter dan penataan jalan di tempat rekreasi tersebut.

Menata wahana Atlantis tidak lama dilakoninya. Kemudian oleh pihak manajemen, dia ditugaskan melakukan hal yang sama di Dunia Fantasi. Posisi yang dia pegang sebagai Kepala Bagian Sarana dan Prasarana Dekorasi Dunia Fantasi. Tugasnya melingkupi perawatan bangunan, tema-tema warna bangunan dan juga dekorasi di wahana tersebut. Tugasnya di posisi tersebut dia lakoni hingga tahun 1998.

Penugasan di wahana Dufan tersebut bisa dikatakan cukup berat, hal ini sehubungan wahan rekreasi tersebut merupakan ikon dari Ancol itu sendiri. Segi bangunan maupun sarana dan prasarana yang harus siap dikunjungi oleh pengunjung, baik dari segi keselamatan, kenyamanan dan keindahan. Ketiga hal tersebut yang menjadi perhatian utama tugasnya.

Sejak tahun 1998, YJ Herwanto mendapatkan promosi kenaikan posisi diangkat menjadi General Manager Taman dan Pantai di Taman Impian Jaya Ancol. Pada masa dia menempati posisi tersebut, jabatannya masih level manajer. Selain mengurusi taman dan pantai, dia juga ditugaskan soal keamanannya. “Perlu diketahui, PT Taman Impian Jaya Ancol merupakan anak perusahaan dari PT Pembangunan Jaya Ancol sebagai induk perusahaannya, “papar Hawe (HW), panggilan akrabnya. Posisi tersebut ia pegang selama kurang lebih tiga tahun, dan saat yang bersamaan sedang dilakukan pembenahan akan pantai Ancol oleh pengelolanya.

Ancol pada masa lalu dikesankan sebagai tempat yang ideal untuk “mobil goyang”-nya. Menghilangkan kesan itu juga merupakan tugas dari ayah dua putri ini, untuk program pembenahan pantai yang dibebankan kepadanya.“Bahkan waktu itu ada mbak-mbak yang ngetem di pantai, dan tahun 1996 masih ada. Aku bergabung ke perusahaan ini, dan tugas pertamanya dan terus menerus dilakukan adalah menghilangkan mereka. Kerjasama dilakukan bersama pihak keamanan dan dinas sosial, baik secara program maupun sarana dan prasarana. Sebagai contoh, seperti penerangan yang kurang, kita tambahkan lampu. Lalu kalau dulu orang tidak nyaman duduk di pantai saat malam, kami ubah menjadi family places. Kalau dulu orang tua agak risih membawa anak-anaknya ke Ancol malam hari sehubungan adanya pemandangan yang tidak layak jika dilihat oleh anak-anak, saat ini sudah tidak lagi. Saat ini malahan hingga jam 10 malam masih banyak keluarga, termasuk anak-anak masih bermain disana, “papar YJ Herwanto.

Pembenahan juga termasuk dalam pelayanan kulinernya. Waktu dulu, belum ada standarisasi dalam menata makanan disana. Makanan yang dijual saat itupun sering tidak jelas rasanya, juga harga yang sering seenaknya dikenakan. Saat ini, pihak manajemen mencari pengelola tenant-tenant yang mempunyai standar baku dalam pelayanan. Perkembangannya kini menjadi lebih baik, bahkan salah satu unggulan yang diberikan dari pihak manajemen tempat rekreasi ini adalah wisata kulinernya.

Secara de facto, tempat wisata air di ibukota ini semakin bertambah dengan adanya water park baru di beberapa daerah. Hal ini juga difahami oleh Hawe, “Memang dengan munculnya tempat-tempat wisata baru dikatakan bisa menyerap pengunjung. Hanya biasanya, mereka berkunjung sifatnya sementara. Orang biasanya penasaran untuk mencoba yang baru, hanya saja kalau sudah dicoba pasar akan tetap memilih tempat wisata yang mempunyai produk atau wahana baru. Di sanalah kemampuan Ancol secara keseluruhan yang memiliki produk cukup lengkap. Bisa dikatakan Ancol sebagai one stop recreation yang cukup membantu menarik kembali pengunjung. Selain itu, jika dilihat dari harga tiket kami dihitung relatif cukup ekonomis. Dari sisi produk jelas kami lebih unggul, termasuk peningkatan akan pelayanan“,ujar Hawe sembari tersenyum dan mengakhiri wawancara.