Pertemukan Pengusaha-Pemerintah Nusa Tenggara - Bank Mandiri

Mataram - Manajemen Bank Mandiri segera mempertemukan kalangan pengusaha dengan Pemerintah Nusa Tenggara, baik Nusa Tenggara Barat maupun Nusa Tenggara Timur, guna meningkatkan investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti, di Mataram, Senin, mengatakan, pertemuan kalangan dunia usaha dengan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu dikemas dalam bentuk kegiatan "Nusa Tenggara Investment Day" yang akan digelar di Jakarta, 25 Oktober 2011. "Kegiatan itu akan diisi dengan pertemuan bisnis antara calon investor dengan pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten) untuk mendalami potensi-potensi yang dimiliki," ujarnya.

Destry mengatakan, kawasan Nusa Tenggara memiliki potensi yang sangat besar sebagai tujuan investasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain di bidang pertanian, perikanan dan kelautan serta pariwisata.

Investasi yang masuk ke Nusa Tenggara terus meningkat, namun peningkatan itu belum optimal jika dibandingkan dengan potensi yang dimiliki, sehingga dibutuhkan akselerasi investasi dalam menunjang pertumbuhannya.

Karena itu, diharapkan pertemuan "Nusa Tenggara Investment Day" merupakan sarana berbagi informasi terkait pengembangan investasi di NTB dan NTT sekaligus menjadi mengawali jalinan kerja sama di masa mendatang. "Para pihak yang akan bertemu dalam perhelatan itu antara lain pemerintah pusat, pemerintah daearh, pelaku usaha, akademisi dan perbankan sebagai simpul-simpul penting dalam pengembengan investasi," ujarnya.

Untuk meningkatkan efektivitas pertemuan tersebut, kata Destry, Bank Mandiri menggelar pelatihan bagi bupati dan pejabat daerah di wilayah NTB terkait studi kelayakan terhadap potensi yang dimiliki daerah dalam menjaring investasi.

Pertemuan tersebut berlangsung di Hotel Lombok Plasa, di Mataram, yang diikuti sedikitnya empat bupati di wilayah NTB yang akan mempresentasikan potensi investasi unggulan dalam pertemuan "Nusa Tenggara Investment Day".

Keempat Bupati itu, yakni Bupati Lombok Timur H Sukiman Asmy yang akan mempresentasikan potensi pengembangan rumput laut, Bupati Dompu H Bambang M Yasin yang akan memaparkan potensi jagung, Bupati Sumbawa H Jamaludin Malik yang akan mempresentasikan potensi ternak sapi dan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT tentang potensi pariwisata.

Menurut Destry, Bank Mandiri yang telah memiliki aset lebih dari Rp450 triliun juga berkewajiban membantu pemerintah daerah mengembangkan potensi investasi, terutama di kawasan timur Indonesia.

Sejak tiga tahun terakhir ini Bank Mandiri fokus pada kawasan timur Indonesia dan telah menggelar "Investment Day" di Papua pada 2009 dan Maluku pada 2010. "Tahun ini `Investment Day` di Nusa Tenggara, dan kami berperan sebagai "mak comblang" antara kalangan dunia usaha dengan pemerintah daerah, untuk membantu mengembangkan potensi investasi," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Kinerja IMF dan World Bank Perlu Dievaluasi

      NERACA   Jakarta - Pengamat ekonomi Arimbi Heroepoetri meminta kinerja Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF)…

Muamalat Raih 3 Penghargaan Sebagai Bank Swasta Publik Terbaik

      NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Perusahaan TBK Indonesia-V-2018.…

Strategi Pemerintah Atasi Defisit Neraca Migas

      NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Djoko Siswanto membeberkan sejumlah strategi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Mandiri Inhealth Tingkatkan Kualitas Layanan - HUT Ke 10

    NERACA   Bogor - Menyambut Hari jadinya yang ke 10 pada 6 Oktober mendatang PT Asuransi Jiwa Inhealth…

BNI Dukung Perhelatan Asian Para Games 2018

  NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali berpartisipasi sebagai Official Prestige Digital Banking Partner…

Industri Asuransi Jiwa Optimistis Pertumbuhan Unit Link

  NERACA   Denpasar - Perusahaan asuransi jiwa Prudential Indonesia optimistis pertumbuhan produk asuransi jiwa yang menggabungkan investasi atau "unit…