Jajaki Sewa Bunga Hias

NERACA. Peluang usaha persewaan tanaman hias, menjadi salah satu bukti bahwa peluang usaha dapat muncul dimana saja dan kapan saja. Peluang usaha ini muncul ketika sebagian pengelola kantor, gedung serta ruang-ruang publik lainnya tidak sempat lagi untuk menghadirkan suasana asri dan keindahan dalam ruangan mereka. Dengan adanya peluang usaha tersebut, kini banyak orang yang menekuni bisnis persewaaan tanaman hias.

Usaha persewaan bunga banyak dicari perusahaan maupun konsumen perseorangan yang sedang memiliki acara tertentu. Biasanya pengusaha sewa tanaman hias diundang untuk mendesain ruangan yang digunakan untuk acara tertentu dengan tanaman hias yang disewakan pula. Selain itu pemilik gedung perusahaan maupun gedung apartemen biasa memakai jasa tersebut untuk menghiasi lingkungan tempat kerja maupun tempat tinggal mereka.

Bisnis persewaan tanaman hias menguntungkan kedua belah pihak yang menjalin kerjasama, pengusaha persewaan membutuhkan masukan orderan sedangkan konsumen menginginkan kemudahan dalam memperoleh keindahan tanpa harus bersusah payah mengurusi perawatan tanaman serta tanpa harus menanggung resiko rugi akibat tanaman yang ada di sekitar mereka mati.

Selain biasa disewakan di perkantoran dan gedung ruang-ruang publik, jasa persewaan tanaman hias juga biasa digunakan untuk event-event tertentu. Biasanya pemilik event organizer juga akan menggunakan jasa tersebut jika mengadakan acara-acara tertentu, misalnya saja pada saat seminar, acara pesta pernikahan, serta acara lain yang membutuhkan hiasan ruangan.

Adapula produk green souvenir sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan serta untuk mendukung gerakan Go Green di Indonesia. Green souvenir sendiri merupakan produk souvenir yang berisi tanaman hias ukuran kecil dan dikemas dalam bentuk parcel yang menarik.

Biasanya jenis tanaman yang ditawarkan sebagai green souvenir antara lain adenium, kaktus dan sukulen, soka, melati, serta aglaonema. Berbagai jenis bunga tersebut dikemas cantik dengan menggunakan tas keranjang rotan, pot keramik unik, plastik mika, atau bisa juga dikemas dengan menggunakan gelas dan memanfaatkan media tanam berupa hidro gel. Untuk setiap souvenir yang ditawarkannya memiliki harga yang berbeda, disesuaikan dengan jenis tanaman dan kemasan yang digunakan.

Selain harga jualnya yang cukup terjangkau, cara pembuatannya pun cukup sederhana. Produk yang paling laku terjual adalah souvenir dengan kemasan mika, kemasan tersebut hanya dibuat dari lembaran mika yang dibentuk tabung (dengan bantuan pipa paralon) kemudian dilem dan dialasi dengan styrofoam serta ditambahkan pemanis berupa hiasan pita dan tali ukur untuk menenteng souvenir tersebut.

BERITA TERKAIT

Penurunan Suku Bunga Tinggal Tunggu Waktu

    NERACA   Jakarta - Ruang untuk kembali menurunkan suku bunga acuan masih terbuka dalam beberapa waktu ke depan…

Wapres Desak BI Turunkan Suku Bunga Lagi

  NERACA Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendesak Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk menurunkan lagi suku bunga acuan…

NU Care Jajaki Kerja Sama dengan Lembaga Sosial di Bosnia

Jakarta, Kunjungan Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat beserta delegasi lain dari PBNU yang mendampingi Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…