Implementasi G21H Lifebuoy di Sekolah Dasar untuk Bentuk Kebiasaan Sehat

NERACA. Program G21H untuk siswa SD, kembali digelar Lifebuoy. Program yang dirancang dengan menggunakan metode fun dan edukatif ini, diharapkan akan menumbuhkan kebiasaan sehat sejak dini. Gerakan 21 Hari (G21H) Lifebuoy diimplementasikan serentak sejak tanggal 12 September hingga 15 Oktober 2011 di 746 sekolah dasar (SD) binaan Lifebuoy dan tersebar di 10 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

Hadir dalam acara tersebut Senior Brand Manager Lifebuoy, PT Unilever Indonesia Tbk., Amalia Sarah Santi, Professional Marketing Manager Lifebuoy, PT Unilever Indonesia, Tbk., dr. Ade Nirmala Chandra MARS, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Nasional Prof. Ibrahim Bafadal, serta Artis Ivy Batuta.

“Melalui kampanye G21H ini kami mengajak anak-anak untuk membentuk kebiasaan sehat sejak dini dengan melakukan kebiasaan sehat minimal di lima saat penting selama 21 hari secara terus-menerus tanpa putus agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Lima saat penting tersebut adalah mandi menggunakan sabun, CTPS sebelum makan pagi, CTPS sebelum makan siang, CTPS sebelum makan malam, dan CTPS setelah dari toilet,” kata Sarah.

Menurut Ade Nirmala Chandra, kampanye ini penting untuk dilakukan mengingat masih rendahnya pemahaman mengenai arti pentinya PHBS terutama CTPS. “Setiap tahun ada 100.000 anak Indonesia yang meninggal akibat diare dan 31,8% siswa SD mengalami kecacingan . Dengan adanya G21H diharapkan dapat mencegah dan menurunkan tingkat kesakitan yang disebabkan diare dan kecacingan tersebut,” jelas Ade.

Ibrahim Bafadal menambahkan, upaya untuk menjadikan anak-anak kita menjadi generasi yang sehat bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan murah yaitu melalui kegiatan promotif dan preventif seperti membudayakan kebiasaan sehat PHBS dan CTPS di sekolah. “Edukasi kebiasaan sehat di sekolah efektif karena saat ini sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di sekolah dengan berbagai macam kurikulum dan ekstra kurikulernya. Ditambah lagi banyak orang tua yang sibuk bekerja sehingga akhirnya menyerahkan sepenuhnya edukasi kebiasaan sehat anak-anaknya kepada sekolah,” papar Ibrahim.

Artis Ivy Batuta yang menjadi MC acara kunjungan media ke SDN Pondok Labu 15 ini, juga ikut aktif dalam kegiatan implementasi G21H yaitu membacakan komik G21H tentang pentingnya CTPS kepada siswa SD. Ivy Batuta sangat terkesan dengan metode G21H ini, terlebih ketika melihat semangat para guru dan kreatifitas anak-anak yang muncul ketika mengimplementasikan kegiatan G21H. Ivy melihat banyak hal positif dari metode ini, misalnya anak-anak juga diajarkan untuk berkomunikasi yang baik, berkreasi, belajar kekompakan, menjadi lebih percaya diri dan lainnya.

Melalui program G21H di sekolah-sekolah, Lifebuoy berharap dapat turut meningkatkan budaya PHBS dan CTPS di Indonesia yang akhirnya akan meningkatkan mutu generasi Indonesia mendatang. Hal ini sejalan dengan pernyataan dari WHO, bahwa suatu program kesehatan sekolah yang efektif dapat menjadi salah satu investasi yang paling efektif bagi suatu bangsa untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu pendidikan secara bersamaan.

BERITA TERKAIT

Kementerian BUMN Siapkan Langkah Bikin Sehat Jiwasraya

    NERACA   Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan pemerintah memiliki solusi dalam menyehatkan kondisi PT Asuransi Jiwasraya…

Pemerintah Perbaiki Regulasi untuk Tekan Kecelakaan Kerja

NERACA Jakarta - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan memperbaiki regulasi untuk memastikan tingkat kepatuhan perusahaan dalam rangka untuk menekan angka…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…

BERITA LAINNYA DI CSR

Bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan - Indah Kiat Salurkan Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda

Masih dalam rangka peduli kemanusiaan terhadap korban musibah tsunami di Selat Sunda akhir tahun 2018 kemarin, industri Asia Pulp &…

Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia - Sharp Mengajak Siswa di Jember Peduli Lingkungan

Menanamkan budaya tanggung jawab dan peduli pada lingkungan sejak dini merupakan cara yang tepat agar hal tersebut menjadi kebiasaan positif…

Ciptakan Lingkungan Bersih - Allianz Beri Pelatihan Bank Sampah Gusling

Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang belum tertangani secara optimal, bahkan sebagian belum tertangani dengan baik. Alhasil, memberikan dampak…