Hewan Kurban di Kota Sukabumi Aman Dikonsumsi

NERACA

Sukabumi - Dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha 1432 H, pihak Dinas Peternakan Kota Sukabumi kini semakin memperketat pengawasan terhadap setiap sapi atau domba yang masuk ke wilayahnya. Hal itu dilakukan dalam upaya mengantisipasi munculnya penyakit bawaan dari hewan-hewan tersebut agar aman dan sehat dikonsumsi masyarakat.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Sukabumi, Cecep Mansur mengatakan, kebutuhan hewan kurban khususnya sapi dan domba di Kota Sukabumi tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan hingga 50 persen. Untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban tersebut, biasanya didatangkan dari daerah Kab. Sukabumi, Cianjur, juga didatangkan dari berbagai daerah di antaranya dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Bidang Peternakan DPKP Kota Sukabumi, akan senantiasa melakukan pengawasan secara ketat, khususnya terhadap kesehatan hewan kurban yang masuk ke wilayah Kota Sukabumi, dari mulai kuku, tanduk, gigi dan organ tubuh hewan lainnya. Selain itu, juga setiap hewan ternak yang datang ke wilayah Kota Sukabumi, harus dilengkapi dengan Surat Jalan dan Surat Keterangan Kesehatan Hewan, dari daerah asal hewan ternak tersebut.

“Adapun maksud dan tujuan, untuk meng-antisipasi kemungkinan adanya hewan yang memiliki penyakit, dan tidak layak dikonsumsi oleh warga masyarakat,”papar dia.

Menurut dia , untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pasokan hewan kurban ke Kota Sukabumi, pihaknya telah menyiapkan 12 tempat, untuk menampung hewan kurban. Sedangkan jumlah hewan yang telah dilakukan pemeriksaan di wilayah Kota Sukabumi, hingga saat ini sudah mencapai ratusan bahkan ribuan hewan. Hasilnya cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak. Karena dari jumlah hewan yang telah dilakukan pemeriksaan tersebut, kondisinya dalam keadaan sehat. Selain itu, juga tidak ditemukan adanya hewan yang memiliki penyakit.

Menyinggung harga hewan kurban khususnya Domba di Kota Sukabumi, hingga saat ini masih terbilang cukup murah, yakni antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 1,6 juta. Sedangkan hewan kurban tersebut, selain untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat Kota Sukabumi, juga dipasarkan kembali ke luar daerah Kota Sukabumi, di antaranya ke daerah Cianjur, Bogor, Depok, Bekasi, Jakarta, dan Banten.

BERITA TERKAIT

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif - Sukabumi Harus Bangun KEK dan Menjadi Destinasi Wisata

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif Sukabumi Harus Bangun KEK…

Utang Negara Masih Aman

Menyimak ancaman krisis global belakangan ini, ada baiknya kita melihat kondisi sejumlah negara lain yang kondisinya tidak lebih baik dari…

Dishub Kota Sukabumi Sisir Kendaraan Parkir Sembarangan

Dishub Kota Sukabumi Sisir Kendaraan Parkir Sembarangan NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota sukabumi melakukan penindakan kepada kendaraan yang…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan NERACA Jakarta - Dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau dikenal…

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96%

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96% NERACA Kuningan – Objek pajak di lingkup kota memang sudah sejak lama susah ditarget…

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Badan Pengawasan Obat dan…