Konsep Desain Rumah Peninggalan Belanda

Neraca. Bagi sebagian rumah di Jakarta, ketersediaan pendingin ruangan (air conditioner-AC) mungkin sudah menjadi keharusan. Namun dengan desain yang sesuai, rumah sebenarnya bisa dibuat tetap dingin dan nyaman tanpa mesin AC.

Konsep yang kini berkembang dan seringkali menjadi ikon para pengembang properti itu adalah green living. Konsep ini juga sering dikaitkan dengan upaya mengurangi percepatan pemanasan dunia (global warming).

Dengan perkembangan terbaru, arsitek kini mulai menambahkan desain rumah hijau dengan menambahkan bentang air yang terdapat di dalam ataupun teras belakang rumah. Fungsi air tersebut dianggap cukup efektif untuk mengurangi cuaca panas dari luar rumah. Selain itu, trik lain bisa diterapkan adalah dengan membangun taman vertikal yang biasanya menempel di dinding luar rumah. Tanaman dianggap bisa memberikan kesegaran pada siang hari, disamping menyerap polusi dan efek panas matahari.

Faktor yang tidak kalah penting adalah pembuatan taman di atap rumah yang terbukti cukup efektif mengurangi panas matahari. Taman yang beralaskan beton dan ditimbuni tanah dan tanaman diatasnya, cukup untuk membuat ruangan dibawahnya menjadi dingin. Seolah tidak ingin mengumbar janji, konsep rumah hijau tersebut sudah ada yang dikembangkan di kawasan Menteng dan Bintaro (Jakarta), Cikarang (Bekasi), bahkan di komplek perumahan BTN yang umumnya masih dianggap kurang baik.

Kita dapat menemukan sisa-sisa dari arsitektur Belanda pada masa kolonial di beberapa kota yang tersebar di seluruh Indonesia seperti di Medan, Padang, Palembang, Bandjermasin, Manado, Batavia (sekarang berubah menjadi Jakarta), Buitenzorg (sekarang berubah menjadi Bogor), Bandoeng, Malang, Semarang, Djocja, Soerabaja, yang berupa perencanaan kota meskipun lebih banyak dipusatkan di pulau Jawa. Khususnya di Batavia, hal ini dapat terlihat di distrik Menteng, salah satu distrik prakarsa Eropa yang paling menarik di Asia.

BERITA TERKAIT

Tabungan Perumahan Rakyat Melambungkan Optimisme Sejuta Rumah

Tabungan Perumahan Rakyat Melambungkan Optimisme Sejuta Rumah NERACA Jakarta - Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia yang terangkum dalam sandang,…

Perlu Memahami Konsep TKDN

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam sistem industri harus hadir dalam dimensi…

Menpar Ajak Arsitek Ikut Sayembara Desain Pusat Cenderamata

Menyukai desain interior atau seorang arsitek? Jangan sampai ketinggalan kompetisi ini, karena total hadiahnya mencapai Rp1 miliar. Kementerian Pariwisata dengan…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan NERACA Jakarta - Pemerintah perlu mengawasi lebih ketat aplikasi dan platform digital untuk…

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah NERACA Jakarta - Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa karakteristik pasar perumahan untuk ekspatriat…

Perlu Adanya Pembenahan Regulasi Perumahan

Perlu Adanya Pembenahan Regulasi Perumahan   NERACA Jakarta - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya), Afifuddin Suhaeli…