Agar Langkah "Super Woman" Semakin Super

Tabungan BII Woman One

Kamis, 13/10/2011

Jakarta - Jangan memandang enteng perempuan. Penegasan itu tidaklah berlebihan jika melihat kesetaraan gender di Indonesia yang terus mengalami peningkatan secara signifikan dalam dua dekade terakhir. Buktinya kini, mulai banyak perempuan Indonesia yang memilih menjadi pengusaha. Dari 51,21 juta unit usaha mikro, kecil dan menengah, 60% diantaranya dikelola kaum hawa. Bahkan, berdasarkan catatan yang ada, kaum perempuan ikut menyumbangkan pendapatan kotor nasional (GDP) sebesar 55,6%.

Sayangnya, gerak laju kesetaraan gender tersebut masih terkendala kepercayaan pihak perbankan yang masih rendah pada perempuan terutama untuk menyalurkan permodalan. Perbankan nasional cenderung masih menilai pengusaha perempuan belum memenuhi kriteria 5C (character, capacity, capital, collateral dan condition) yang diperlukan perbankan untuk memitigasi risiko kreditnya.

Padahal, kenyataannya, kaum perempuan merupakan pangsa pasar yang memiliki potensi luar biasa bila digarap. Lihat saja di kawasan Uni Emirat Arab. Di sana, banyak bank kini gencar membuka kantor cabang khusus perempuan. Dimana semua karyawan adalah perempuan sehingga nasabah perempuan kian nyaman dalam menggunakan jasa keuangan syariah.

Alasannya, sangat rasional. Wanita di negara Teluk menguasai US$450 miliar kekayaan. Selain itu, seperti dikatakan Kepala Perbankan Wanita di Ajman Bank Maryam Al Shorafa bahwa wanita sangat suka diperlakukan berbeda. Terlebih lagi, banyak perempuan yang terlibat dalam sektor usaha kecil dan menengah sampai kepada bisnis home industry. “Kami ingin mencoba untuk menyentuh mereka dan memberdayakan perempuan untuk memenuhi kebutuhan mereka dan keluarganya“, ungkap Maryam.

Berdasarkan sejarah di sana, pembukaan cabang khusus perempuan di negara teluk itu berawal pada 10 tahun yang lalu yaitu ABN Amro dan Bank Teluk Pertama. Kemudian, pada 2003, Dubai Islamic Bank memperkenalkan Johara, sebuah layanan perbankan wanita yang menawarkan diskon belanja dan kesehatan dan manfaat pendidikan dengan produk keuangan.

Lantas, Emirates Islamic Bank (EIB) meluncurkan Al Reem pada tahun 2007 dan National Bank of Abu Dhabi (NBAD) mulai Al Nada pada awal 2010. semuanya bertujuan untuk “memanjakan perempuan”.

Kondisi seperti di kawasan teluk itu kini bukanlah mimpi bagi kaum perempuan di Indonesia. “Masa kelam” sulitnya mendapat pelayanan maksimal dari kalangan perbankan sudah berlalu.

Perbankan nasional sepertinya mulai memahami dan mengerti akan kebutuhan perempuan. Lihat saja, perbankan nasional kini kian fleksibel bagi pengusaha perempuan khususnya dalam memperoleh kemudahan dalam proses peminjaman modal untuk membuka usaha. Tak hanya itu, perbankan pun mulai membuat produk khusus untuk memanjakan wanita, misalnya dalam bentuk tabungan.

Salah satu bank nasional yang memandang adanya peluang dan potensi besar yang dimiliki kaum “super woman” tersebut adalah PT Bank Internasional Indonesia (BII) Tbk. Lewat produk tabungan BII Woman One, BII berusaha untuk memenuhi kebutuhan kaum perempuan untuk menabung, meminjam, hingga memberikan dukungan permodalan.

Tak hanya itu, Tabungan BII Woman One pun merupakan tabungan wanita pertama di Indonesia yang memberikan SATU (ONE) SOLUSI untuk menjawab berbagai kebutuhan wanita Indonesia, mulai dari bebas biaya administrasi bulanan, perlindungan asuransi female care untuk kanker serviks, kanker payudara serta osteoporosis, smart saving dengan suku bunga tiga kali lipat terhadap kenaikan saldo rata-rata bulanan dan smart spending dengan cash back untuk setiap transaksi. Disamping itu, kartu ATM/Debit Woman One didisain khusus mewakili aspirasi wanita Indonesia.

Keunggulan lain yang dapat diperoleh nasabah dari Tabungan BII Woman One diantaranya akses jaringan yang luas melalui ATM BII, ALTO, ATM Bersama, Prima dan Cirrus serta kemudahan dalam melakukan transaksi belanja di EDC yang berlogo Mastercard, Maestro dan Debit BCA.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan bagi perempuan, sehingga akses mereka untuk mendapatkan dukungan permodalan lebih muda,” ujar Direktur Perbankan Konsumer BII, Stephen Liestyo.

Lewat tabungan BII Woman One pula kaum perempuan akan mendapatkan sejumlah kemudahan dalam bertransaksi perbankan, misalnya dalam mengajukan pinjaman modal guna mendukung bisnis mereka. “Selama ini harus diakui bahwa kaum wanita belum sepenuhnya terlayani oleh sektor perbankan”, kata Stephen.

Direktur BII Thila Nadason menambahkan, sejak awal tabungan BII Woman One memang diciptakan untuk menjawab aneka kebutuhan nasabah perempuan yang mempunyai kebutuhan yang spesifik dan makin berkembang dari waktu ke waktu.

Dengan menggandeng International Finance Corporation (IFC) langkah BII menggarap kalangan pengusaha perempuan semakin melaju. IFC mendukung kebijakan ekspansi bisnis UKM BII dalam memberikan akses bagi tersedianya fasilitas UKM di daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau.

Untuk mewujudkan itu, akan disalurkan dalam bentuk kredit mencapai Rp50 juta untuk usaha kecil dan Rp5 miliar untuk usaha menengah. Dengan kerjasama ini, BII berharap dapat semakin luas mengepakkan sayapnya dalam penyaluran kredit pada UKM/Komersial.

Selain itu, dalam menyalurkan kredit itu, BII akan menyalurkannya secara linkage bekerjasama dengan BPR dan koperasi-koperasi, sehingga penyaluran kredit ini dapat menjangkau seluruh Indonesia. Hal ini pun semakin menunjukkan tingginya peran BII dalam memperkuat kalangan UKM, terutama yang dijalankan kaum hawa.

Hasilnya, cukup mencengangkan. Pencapaian Tabungan BII Woman One telah meningkat hampir 150% sejak tahun lalu dan juga ikut memberikan kontribusi bagi peningkatan dana simpanan nasabah sebesar 26,5%, menjadi Rp59,9 triliun pada 31 Desember 2010 dari Rp47,3 triliun pada 31 Desember 2009.

Hari Kartini

Bukti lain BII memanjakan kaum perempuan terlihat dalam rangka memperingati Hari Kartini pada April 2011 ini. Tengok saja, sebagai persembahan kepada kaum perempuan di tanah air, bertepatan pada hari ulang tahun kedua Tabungan Woman One, BII menyelenggarakan program pemberian Kado Woman One serta menetapkan komitmen untuk mendukung program Air Susu Ibu (ASI) di Indonesia.

Program Kado Woman One memberikan kesempatan kepada nasabah yang baru membuka rekening tabungan BII Woman One dengan minimum pembukaan dana Rp2,5 juta dan mempertahankan dananya tetap di tabungan BII Woman One maka akan mendapatkan kado menarik. Mulai dari large handy bowl hingga FrizyGreen Collection.

Di Kado Woman One juga terdapat program Kupon Woman One, yang memberikan kesempatan kepada nasabah tabungan BII Woman One yang membuka tabungan pendidikan BII EduPlan bagi dana pendidikan putra-putrinya untuk mendapatkan kado menarik lainnya diantaranya Tupperware hingga voucher belanja Rp1 juta.