Strategi Pemasaran Gerilya

Sabtu, 15/10/2011

Strategi pemasaran gerilya merupakan strategi pemasaran yang kreatif, berbiaya rendah, dan non-konvensional, yang didesain untuk memberikan keunggulan bersaing perusahaan kecil terhadap pesaing yang lebih besar, lebih makmur, dan lebih kuat. Keberhasilan memasarkan suatu produk tidak harus menghabiskan banyak uang. Yang diperlukan adalah kreatifitas, kecerdikan dan pemahaman atas kebiasaan membeli para pelanggan.

Neraca. Demikian juga dalam dunia marketing, ada beberapa perusahaan yang menerapkan sistem marketing gerilya, tidak mengekspos secara umum lewat media yang populer. Namun berkat marketing gerilyanya usaha tersebut masih berjalan, bahkan ekspansi besar-besaran. Hanya saja tidak banyak dikenal secara umum, karena tujuan marketing gerilya adalah fokus kepada segmennya saja untuk ditangkap. Sehingga energi dan biaya promosinya bisa efisien namun efektif.

Menentukan Target Pasar

Salah satu tujuan dari rencana pemasaran gerilya adalah menetapkan pasar-pasar sasaran khusus yang akan dilayani oleh perusahaan. Semakin banyak perusahaan berusaha untuk mempelajari dan memahami pasar lokal, pelanggan serta kebiasaan mereka dalam membeli produk. Maka semakin fokus usaha pemasaran kepada kelompok pelanggan, dan semakin besar pula kemungkinan mereka untuk membeli produk yang ditawarkan.

Agar lebih fokus pada pelanggan, strategi pemasaran yang efektif harus berdasarkan pada pengertian yang tepat dan jelas berkenaan dengan sasaran. Wirausahawan yang cerdik tahu bahwa sumber daya yang dimiliki tidak boleh dihambur-hamburkan, melainkan harus digunakan sebaik-baiknya. Untuk itu, diperlukan strategi tepat untuk menentukan pasar sasaran yang tepat pula.

Ketika perusahaan mengikuti dan menerapkan strategi pemasaran yang digerakkan oleh pelanggan, perusahaan tersebut akan menemukan bahwa pelanggan sasaran memengaruhi setiap segmen dari keseluruhan perusahaan. Tanpa gambaran jelas mengenai pasar sasaran dan reputasi baik dan harus diciptakan untuk menarik para pelanggan, suatu perusahaan akan berusaha untuk menjangkau hampir seluruh orang. Biasanya tidak akan mendapatkan seorang pun untuk menjadi pelanggan setia.

Prinsip pemasaran gerilya

Dilihat dari perspektif yang lebih luas cakupannya, ada 7 prinsip yang dapat membantu para wirausahawan dalam menciptakan strategi pemasaran gerilya yang efektif.

1. Menemukan ceruk pasar dan mengisinya

Strategi ceruk pasar memungkinkan perusahaan kecil memaksimalkan keunggulan ukuran kecilnya dan dapat bersaing secara efektif. Bahkan dalam persaingan yang besar dengan cara melayani pelanggan sasarannya lebih baik daripada pesaingnya.

2. Menjual sekaligus menghibur

Konsep pemasaran yang didesain untuk menarik pelanggan ke dalam toko dengan menciptakan serangkaian pemandangan, dan aktivitas. Seluruhnya dirancang untuk menghibur sekaligus menjual.

3. Unik

Salah satu cara terbaik teknik pemasaran gerilya yang paling efektif adalah, dengan menciptakan kesan unik dalam perusahaan.

4. Interaksi dengan pelanggan

Perusahaan yang membina hubungan lebih dalam dengan pelanggan daripada perusahaan lain, hanya berdasarkan hubungan pada penjualan yang memiliki kapasitas pemasar gerilya luar biasa. Aspek lainnya yang berhubungan dengan berbagai pelanggan adalah, menentukan proposisi penjualan unik, yaitu kompensasi bagi seorang pelanggan utama suatu produk atau jasa yang membuatnya berbeda dari pesaing.

5. Identitas perusahaan

Salah satu cara paling efektif untuk membedakan usaha para wirausahawan dari pesaing adalah dengan menciptakan identitas unik melalui merk. Merk adalah “wajah” perusahaan di pasar dan merk dibangun atas janji perusahaan, untuk memberikan barang dan jasa yang berkualitas untuk memuaskan berbagai kebutuhan pelanggan. Perusahaan yang sukses membangun merk akan mendapat keuntungan berupa, peningkatan loyalitas pelanggan, kemampuan untuk menaikkan harga, keterlihatan yang lebih kuat, dan peningkatan kesadaran akan nama.

6. Fokus pada pelanggan

Banyak perusahaan yang mengabaikan komponen penting dalam setiap perusahaan, yaitu pelanggan. Untuk mendapatkan kembali pelanggan yang kecewa, perusahaan harus sepenuhnya memusatkan perhatian dengan cara yang luar biasa. Perusahaan harus menyadari bahwa, segala sesuatu yang ada dalam perusahaan bergantung pada kepuasan pelanggan. Walaupun mendapatkan pelanggan baru dapat mempertahankan pertumbuhan perusahaan, menjaga pelanggan yang sudah ada sangatlah penting untuk mencapai kesuksesan.

7. Kualitas

Dalam lingkungan persaingan yang ketat, kualitas produk merupakan prasyarat utama untuk sukses dan bahkan untuk dapat bertahan. Untuk itu, kualitas menjadi lebih penting daripada slogan. Filosofi untuk menghasilkan produk atau jasa berkualitas tinggi dan menerapkan kualitas dalam setiap aspek bisnis, dan hubungannya dengan pelanggan. Fokusnya adalah perbaikan yang terus menerus terhadap kualitas yang diberikan kepada pelanggan (total quality management).

Kualitas tidak hanya pada produk saja. Kunci dalam pengembangan filosofi manajemen kualitas total yang sukses adalah, dengan melihat dunia dari sisi pelanggan, artinya kualitas harus menggambarkan kebutuhan dan keinginan pelanggan.