Pengiriman Uang TKI Asal Cianjur Meningkat

NERACA

Cianjur – Jumlah kiriman uang para TKI asal Cianjur melalui jasa layanan WU (Weston Union) PT. Pos Indonesia, mengalami peningkatan. Pada 2010 dari jumlah TKI sebanyak 123. 750 orang terkirim uang sebanyak Rp 339,2 juta dan tahun 2011 hingga sampai September tercatat sebanyak Rp 362,3 miliar dari jumlah TKI 391.617 orang.

Manager Pemasaran Kantor Pos Cianjur, Suhana, kepada Neraca Senin (10/10) mengungkapkan, sekalipun telah diputus pengiriman TKI ke Saudi Arabia, tidak memiliki dampak yang cukup besar bagi para TKI yang ada di Timur Tengah untuk mengirimkan uang kekeluarganya yang ada di Kab. Cianjur dengan mempergunakan jasa WU Kantor Pos Ciajur.

“Terbukti sampai dengan September 2011 pengiriman melalui WU telah mencapai Rp 362,3 juta. Sedangkan pada tahun 2010, jumlah pengiriman WU dari 123. 759 TKI hanya sebesar Rp. 339,2 juta. Rata-rata perbulan nilai pengiriman sekitar Rp 40,2 juta,“jelas Suhana

Dia juga mengatakan, PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Cianjur, tetap optimis bahwa WU yang merupakan salah satu jenis layanan yang diberikan PT. Pos Indonesia. masih banyak diminati khususnya bagi para TKI. Sehingga sekalipun saat ini PT. Pos Indonesia sudah mulai ditinggalkan sebagian orang yang mempergunakan jasa pengiriman surat, dengan adanya teknologi komunikasi yang canggih seperti Internet, HP (SMS maupun MMS), tapi dengan andanya WU, Wesel Instan maupun Payment Point masih menjadi produk layanan yang banyak dipergunakan pengguna jasa PT. Pos.

Untuk jenis layanan seperti Wesel Intans, lanjut dia, yaitu produk layanan pengiriman uang yang dikirimkan dengan hitungan menit sudah bisa diambil bagi penerima yang dituju. Cukup si pengirim uang mengirimankan NTP (Nomor Traksaksi Pusat) kepada sipenerima dan mengirimankan kode unit berupa PIN yang hanya diketahui bagi sipenerima.

“Untuk layanan jenis tersebut, pada tahun 2010 dari 17.030 transaksi berjumlah Rp. 16,6 juta. Sedangkan saat ini sampai dengan akhir bulan September 2011 dari 25.124 transaksi berjumlah Rp. 27,1,”ungkap Suhana.

Maka untuk terus meningkatkan pendapatan, Kantor Pos Cianjur terus berupaya melakukan inovasi-inovasi, untuk mendongkrak pendapatan. Di antaranya dengan terus mengembangkan Payment Point merupakan produk layanan yang berkerja sama dengan pihak perusahaan leasing, Telkom, PLN. Ternyata hasilnya cukup menggembirakan pada tahun 2010 dari 321.588 transaksi bernilai sebesar Rp. 132,7 juta, serta pada tahun 2011 sampai dengan bulan September dari 393.617 transaksi bernilai Rp. 184,1 juta.

BERITA TERKAIT

Bawaslu Temukan 25 Kasus Politik Uang Selama Masa Tenang

Bawaslu Temukan 25 Kasus Politik Uang Selama Masa Tenang NERACA Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan 25 kasus…

KPK Konfirmasi Eni Saragih Terkait Penerimaan Uang

KPK Konfirmasi Eni Saragih Terkait Penerimaan Uang NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi mantan Wakil Ketua Komisi VII…

Berkah Permintaan Listrik Meningkat - Dividen Cikarang Listrindo Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) memutuskan untuk membagikan dividen…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Terlalu Vulgar, Film "After" Tidak Sesuai Budaya Indonesia

Jakarta-Baru dirilis 16 April 2019 di berbagai bioskop di Indonesia, film ‘After’ sudah mengundang kontroversi. Berbagai sorotan, terutama karena adanya…

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Sumsel Meningkat

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Sumsel Meningkat NERACA Palembang - Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi NERACA Sukabumi - Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi segera menyerahkan draft empat Rancangan Peraturan…