Mengenal Lensa Kamera

Sabtu, 15/10/2011

NERACA. Kamera merupakan alat untuk mengambil dan menangkap bayangan pada suatu obyek yang diinginkan. Untuk mendapatkan hasil gambar tepat diperlukan suatu alat yang mampu menangkap bayang pada obyek dan bisa diterjemahkan kedalam bahasa gambar dan warna. Tentunya hal tersebut dibutuhkan suatu alat yang sekarang kita kenal dengan kamera dan bisa memfoto suatu obyek gambar. Kamera itu terdiri dari beberapa unsur mekanisme yang dimulai dari lensa.

Mekanisme lensa kamera sama dengan mekanisme yang ada pada fungsi mata manusia. Bila fungsi mata manusia terdiri dari retina yang merupakan selaput yang mengandung sel-sel dan jaringan indera. Fungsi retina itu sendiri sebagai layar, dimana bayangan itu terbentuk. Dari sinilah kecanggihan teknologi yang dibuat oleh manusia untuk menghasilkan bentuk gambar melalui pelat film dari sebuah kamera. Jadi, bila pada mata manusia disebut retina dan pada kamera disebut pelat yang mampu menagkap bayangan suatu obyek.

Selain itu, pada mata manusia terdapat bagian pupil yang terletak ditengah-tengah iris, tepat dibagian tengah bola mata. Pupil ini dapat membesar dan mengecil sesuai dengan bayangan obyek yang diterima. Bila pada kamera pupil itu adalah alat diafragma yang berfungsi sama seperti pupil, yakni bisa membuka dan menutup secara otomatis sesuai dengan cahaya yang masuk memantul. Bila pantulan cahaya lebih terang maka diafragma akan mengecil dan bila pantulan cahaya redup atau gelap maka diafragma akan membesar.

Didalam mata manusia ada yang namanya iris dan pada kamera ada namanya diafragma, yang dihubungkan dengan lensa dan mesin penerjemah warna pada bayang suatu obyek di atur didalamnya. Jadi, bisa dikatakan sebagai pengatur warna suatu obyek sesuai pantulan cahaya yang masuk.

Selanjutnya pada lensa kamera terdapat suatu alat yang dapat mengatur bayangan menjadi utuh. Bila bayangan suatu obyek tegak, maka hasilnya obyek gambar itu akan tegak. Bila pada mata manusia disebut cairan aquenous dibelakang kornea, berfungsi membiaskan cahaya yang memantul sehingga obyek itu dapat terlihat dengan fokus dilensa mata. Ada lensa cembung dan ada lensa cekung, pada keduanya bekerja secara sitematis untuk mengolah pantulan cahaya masuk, sehingga bayang gambar tidak terbalik melainkan sesuai dengan adanya.

Mata kamera merupakan alat optik seperti kaca, gelas atau fiber yang mirip dengan kornea mata pada manusia. Makanya kaca kamera dapat terlihat bening dan tembus pandang. Kaca pada mata kamera berfungsi untuk melindungi unsur-unsur mekanis yang terdapat didalam mata lensa dan kamera. Hasilnya, lensa kamera akan tetap bersih dan menghalau debu yang akan masuk ke dalam kamera yang dapat merusak sistem pada kamera. Biasanya, para pemilikl kamera akan selalu membersihkan lensa kaca pada bagian luar, karena debu akan menempel pada bagian luar yang terbuka.

Pada sistem lensa terdapat beberapa pembagian antara lain, lensa sudut besar yakni lensa yang memiliki jarak sudut fokus paling kecil. Umumnya lensa ini menggunakan film 35 mm yang disebut lensa sudut besar, sedang yang memiliki jarak 135 mm disebut lensa telefoto. Sedang lensa sudut kecil memiliki jarak sudut fokus yang paling besar pada tiga model kamera ini.

Lensa variabel memiliki jarak fokus yang dapat diubah-ubah sesuai keinginan pengguna kamera ini. Pada kamera ini, lensa akan memfokuskan cahaya, kemudian lensa akan dikelompokkan kedalam focal lenghth, dan menghasilkan gambar sesuai dengan kelompoknya. Mungkin masyarakat, umumnya mengenal dengan zoom. Hasilnya, gambar akan bisa dihasilkan dengan fokus walaupun diambil dari jarak jauh, namun tetap dapat dilihat dari dekat.

Saat ini, orang telah banyak menggunakan kamera digital yang bisa langsung menghasilkan sebuah gambar. Jadi pengguna tidak memerlukan proses cuci cetak film. Ada juga kamera digital yang sedang marak-maraknya digunakan oleh para fotografer saat ini. Kamera ini tidak memerlukan film untuk bekerja menghasilkan gambar atau foto.

Selain itu, para pengguna kamera digital tidak perlu membidik sebuah obyek melalui jendela, karena hal itu sudah digantikan dengan layar LCD yang terdapat dibelakang layar LCD itu sendiri. Jadi pengguna tinggal mengarahkan layar LCD ke obyek yang akan dituju dan kamera akan mengatur secara otomatis, sehingga obyek gambar akan terlihat bersih, fokus dan tajam pada warna obyek tersebut.