Pengelolaan Teknologi Tepat Guna bagi UKM

NERACA. Tingginya tingkat persaingan pasar mendorong para pelaku UKM untuk meningkatkan hasil kinerjanya sehingga memiliki nilai tambah dan berdaya saing, baik di pasar nasional maupun pasar global.Dengan kondisi demikian tentu peran teknologi tepat guna dalam memajukan usaha sangat dibutuhkan.

Saat ini tidak hanya para pelaku UKM saja yang mulai tertarik memanfaatkan teknologi tepat guna dalam menjalankan usahanya. Pihak pemerintah kini juga mulai melakukan pembinaan pada kelompok masyarakat maupun pelaku UKM, terkait dengan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk meningkatkan daya saing produk-produk unggulan Indonesia.

Penggunaan teknologi tepat guna bagi UMKM telah pula diterapkan. Semisal pada Wilayah Gresik, Jawa Timur khususnya bagi para pengusaha produksi tahu dengan memberikan fasilitas penggunaan mesin pemisah sari dan ampas kedelai.

Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, para pelaku UKM bisa mempercepat proses produksi tahu serta memberikan nilai tambah pada produk makanan olahan kedelai. Jika biasanya produsen tahu masih melakukan proses penyaringan secara tradisional, kini dengan mesin pemisah sari dan ampas kedelai, pelaku UKM bisa menghemat waktu dan meningkatkan kapasitas produksinya.

Lokasi lainnya adalah Bandung, Jawa Barat yang dimulai dengan membentuk tim koordinasi teknologi tepat guna ditingkat provinsi dan kabupaten di Jawa Barat, dalam rangka mendukung para pelaku usaha kecil menengah dalam memanfaatkan teknologi tepat guna. Bahkan di tingkat kecamatan dan kelurahan pun juga dibentuk Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) dan Warung Teknologi Tepat Guna (Wartek) untuk memberikan informasi, pelayanan teknis, dan orientasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi tepat guna kepada masyarakat pengangguran, remaja yang putus sekolah, serta keluarga miskin yang ada di seluruh daerah Jawa Barat.

Dengan memanfaatkan peranan teknologi tepat guna, diharapkan seluruh UKM di Indonesia bisa memenuhi standar mutu produk yang berkualitas, menurunkan biaya produksinya, serta menghasilkan harga jual yang bersaing dan mendapatkan keuntungan yang berlimpah.Dengan kondisi demikian tentu peran teknologi tepat guna dalam memajukan usaha sangat dibutuhkan.

Sesuai dengan Permendagri 20/2010 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Teknologi Tepat Guna, saat ini peranan teknologi memang sangat penting untuk mendongkrak kinerja UKM dan mengatasi kesulitan yang sering mereka hadapi khususnya dalam hal memproduksi barang komoditas yang berkualitas. Melalui sentuhan teknologi dan didukung dengan SDM yang handal, diharapkan kualitas produk yang dihasilkan pelaku UKM bisa terjaga kualitasnya, sehingga bisa bersaing dengan produk luar negeri dan untung yang dihasilkan bisa semakin besar.

BERITA TERKAIT

Provident Agro Bagi Dividen Rp 260 Miliar

NERACA Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Provident Agro Tbk (PALM) menyetujui usulan manajemen untuk…

Penerapan Teknologi Terbaru Sudah Dilakukan Oleh IKM

NERACA Jakarta – Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menyebutkan, penerapan teknologi terbaru yang sudah dilakukan oleh IKM nasional, antara lain…

Bukti Indonesia Mampu Hadirkan Teknologi Terkini - Telkomsel Hadirkan 5G di Asian Games

Sebagai operator telekomunikasi terbesar dan ternama di Indonesia, Telkomsel selalu menggembangkan layanan kepada masyarakat. Salah satu layanan tengah diuji coba…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Masih Booming, Sruput Untung Usaha Thai Tea

Demam minuman teh ala Thailand alias thai tea ternyata masih berlanjut. Pasar minuman asal negeri Gajah Putih tersebut ternyata masih…

Cara Pintar dalam Berbisnis

  Setiap orang telah mendengar peringatan "bekerja lebih cerdas, tidak lebih keras," dan itu sebenarnya nasihat bijak. Etika kerja yang…

Rest Area Tempat Potensial Untuk Usaha Kuliner

Pelaku usaha gerai makanan dan minuman lokal saat ini mulai melirik potensi tempat peristirahatan (rest area). PT Pendekar Bodoh, misalnya,…