Menarik Konsumen dengan Brand Unik

NERACA. Rasa ingin tahu sejatinya menjadi dasar sifat manusia. Dan rasa keingintahuan orang, dapat pula menjadi ‘pintu masuk’ dalam meningkatkan penjualan produk bisnis yang Anda geluti.Apa benar? Tengok saja beberapa bisnis kuliner yang menawarkan beberapa menu andalan mereka dengan nama atau brand unik yang mencuri keingintahuan orang untuk sekadar tahu, bahkan mencicipi menu yang Anda tawarkan.

Sebut saja mulai dengan es tersanjung, es kemesraan, es kangen, es asmara, jus keren, jus pede, dan jus tenda biru, es pocong, hingga lele saurus, yang menyajikan pelbagai hidangan dari ikan lele.

Pemberian branded menu unik memang cukup fenomenal. Kriterianya bermacam-macam; lucu, aneh, tidak masuk akal, hingga bombastis. Yang penting, nama menu harus mengundang, menarik minat, dan menggugah keingintahuan. Karena dari rasa ingin tahu, akhirnya seseorang memutuskan mampir makan lalu mencoba menu tersebut.

Di Kota Bandung misalnya, salah satu kota kuliner di Indonesia ini, acap menjadi tujuan akhir pekan masyarakat Jakarta. Upaya para entrepreneur dibidang makanan warga Bandung memang patut mendapat apresiasi, mereka sering menciptakan menu baru sebagai upaya menarik pelanggan. Sebut saja serabi imut, brownies tomat, jus stroberi keju, dan buntut keju yang mengundang rasa ingin tahu seperti apa rasa hidangan dengan nama ‘aneh’ itu.

Menu Buntut Keju adalah daging pada buntut sapi yang dimasak kuah kental ala bolognaise, lengkap dengan potongan dan parutan keju yang ditabur sebelum dihidangkan. Sementara Brownies Tomat adalah adonan kue brownies yang diolesi bagian luarnya dengan adonan tomat yang sudah dibuat berupa selai, rasanya manis, lembut, dan enak.

Seperti halnya di Bandung, ditengah kesibukan Kota Jakarta pencinta kuliner juga berkreasi dalam menciptakan beberapa menu unik, dengan brand menarik. Di Kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, terdapat sebuah rumah makan yang menyajikan menu bernama aneh, seperti sambel iblis, pitik rambut setan, dan es tobat.

Sambal iblis adalah sambal yang digerus dari cabai rawit berwarna oranye dan kuning yang memang terkenal sangat pedas. Pitik rambut setan adalah ayam goreng dengan taburan lengkuas yang diparut panjang-panjang tipis seperti rambut. Sementara itu, es tobat tak lain es campur biasa yang jika menyantapnya bisa tobat kekenyangan, karena manis sirop dan campuran buah serta bahan makanan di minuman dingin tersebut. Apa Anda juga ingin mencicipinya?

BERITA TERKAIT

Awasi Potensi Pasca Amnesti Pajak dengan AEOI

Oleh: Aditya Wibisono, Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar Program Pengampunan Pajak (Amnesti Pajak) yang…

PP Properti Rilis Hunian Berkonsep Little Tokyo - Sinergis Dengan Jababeka

NERACA Jakarta –Membidik potensi pasar di kawasan industri, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama PT Jababeka Tbk. (KIJA) bersinergi mendirikan…

Kebijakan Fiskal Kaitannya dengan Pertumbuhan Ekonomi RI

Oleh: Eva Yunadia Chaerani, Mahasiswa PKN STAN *) Kebijakan Fiskal merupakan tindakan yang diambil oleh Pemerintah dalam bidang perpajakan dan…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…