LPDB-KUMKM Kembangkan Struktur Organisasi Baru - Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) Kementerian Negara Koperasi dan UKM mengembangkan struktur organisasi baru berupa penambahan direktur di jajaran direksinya.

Menurut Direktur Utama LPDB-KUMKM Kemas Danial, dengan adanya perubahan struktur ini diharapkan kinerja dan layanan LPDB semakin meningkat terkait penyaluran dana pinjaman/pembiayaan kepada koperasi dan UKM.

Pengembangan struktur organisasi ini menghadirkan satu direktur baru yakni Direktur Umum. Sebelumnya, posisi tersebut bergabung dengan Direktur Keuangan dan Umum yang dijabat Rosdiana Sipayung.

Namun, dengan adanya perubahan struktur organisasi, beberapa jabatan direksi pun berubah. Direktur Keuangan kini dijabat Fitri Rinaldi. Sedangkan untuk Direktur Umum dipegang Sutowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha (PU).

Demikian dengan Direktur Pengembangan Usaha kini dijabat Halomoan Tamba, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis. Sebagai penggantinya, Direktur Bisnis sekarang dijabat Warso Widanarto.

“Perubahan dan pengembangan struktur organisasi ini diharapkan mampu membawa LPDB-KUMKM menjadi lembaga yang terdepan, handal dan terpercaya serta dapat menjadirole model yang dicontoh oleh lembaga-lembaga lainnya. Dengan adanya struktur baru ini LPDB-KUMKM mampu meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan target ISO 9001 di tahun 2011”, kata Kemas dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Menyoal kinerja, sejak 2008 hingga 30 September 2011, LPDB telah salurkan dana bergulir sebesar Rp1,30 triliun kepada koperasi dan UKM di Indonesia. “Penyaluran dana pinjaman/pembiayaan ini merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran”, kata Kemas.

Untuk 2011 saja, penyerapan dana bergulir telah mencapai Rp651,94 miliar, yang terserap oleh 475 mitra LPDB-KUMKM yang terdiri dari 448 koperasi primer, 17 koperasi sekunder, 5 bank dan 5 UKM strategis. Sehingga secara kumulatif, sebanyak 785 mitra LPDB-KUMKM telah menerima dana bergulir LPDB-KUMKM sejak tahun 2008 hingga 30 September 2011.

“Sesuai dengan komitmennya menjadi lembaga yang dapat diandalkan dalam member layanan pinjaman/pembiayaan kepada koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, danMenengah, LPDB-KUMKM terus berupaya mendukung program pemerintah terutama dalam meningkatkan jumlah angkatan kerja dan mengurangi angka pengangguran”, papar Kemas.

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kena Dampak Covid 19, AAJI Minta Diizinkan Jual PAYDI Secara Online

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengizinkan Produk Asuransi…

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…