Dikucurkan Rp98 T Bangun Tol Kunciran-Cengkarang

PIP Beri Pinjaman

Kamis, 06/10/2011

NERACA

Jakarta----Proyek infrastruktur jalan tol Kunciran – Cengkareng yang konsesinya dipegang PT Marga Kunciran Cengkareng sepanjang 14,19 Kilometer mendapat kucuran dana dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebesar Rp98,5 miliar. "Pinjaman ini untuk mendanai pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan ruas tol Kunciran - Cengkareng sepanjang 14,19 kilometer," kata Kepala Pusat PIP Soritaon Siregar di Jakarta, Rabu,5/10

Menurut Soritaon, pinjaman dengan masa dua tahun itu dikenakan tingkat suku bunga yang setara dengan tingkat bunga Lembaga Penjamin Simpanan ditambah 1,00% (LPS+1%). "Dalam mencairkan pinjaman, PIP tidak akan memberikan pembiyaan untuk pemegang konsesi ruas tol yang dianggap belum siap, kalau masih setengah matang kami tidak mau terima," tambahnya

Lebih jauh kata Soritaon, jalan tol Kunciran - Cengkareng merupakan salah satu ruas tol yang mendapatkan dana talangan PIP. Pembiayaan ini sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman antara PIP dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nomor 4O9/BPJT/KE/HK.02.03/20U.

Dalam nota kesepahaman tersebut, BPJT meminta PIP memprioritaskan pendanaan untuk pembangunan tiga ruas jalan tol dengan meminjamkan dana talangan hingga akhir 2011. Ketiga ruas jalan tol yang dimaksud antara lain, ruas tol Kunciran - Cengkareng sepanjang 14,19 km, ruas tol Kunciran - Serpong sepanjang 11,19 km dengan pemegang konsesi PT Marga Trans Nusantara, dan ruas tol Depok - Antasari sepanjang 21,54 km dengan pemegang konsesi PT Citra Waspphutowa.

Dikatakan Soritaon, pembiayaan untuk ruas tol Kunciran - Serpong senilai Rp96 miliar telah ditandatangani pada 9 September 2011. Sedangkan pinjaman untuk ruas tol Depok - Antasari untuk sesi pertama sepanjang 12 km senilai Rp95 miliar telah ditandatangani pada 25 Agustus 2011.

Soriaton menambahkan jalan tol Kunciran - Cengkareng ini terbagi dalam empat sesi, yaitu Kunciran - Inter Change Sultan Ageng Tirtayasa (2,04 km), Inter Change Simpang Susun Sultan Ageng Tirtayasa - On/Off Ramp Benteng Betawi (3,5 km), On/Off Ramp Benteng Betawi - Simpang Susun Husein Sastranegara (6,50 km), dan Husein Sastranegara - Benda Junction (2,15 km). "Pembangunan jalan tol ini dijadwalkan mulai konstruksi pada Oktober 2012 dan ditargetkan selesai pada awal 2014," katanya.

Sebelumnya, PIP juga mengucurkan pinjaman kepada PT Marga Trans Nusantara guna membiayai pembangunan jalan tol ruas Kunciran-Serpong. Adapun Pinjaman tersebut berupa dana talangan sebesar Rp96 milar untuk pembebasan tanah.

Dalam perjanjian pendanaan itu, PIP juga akan memberikan pinjaman kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), tetapi apabila Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mendapat dana dari APBN tahun ini maka pinjaman BUJT tersebut baik pokok maupun bunga akan dibayar BPJT. Selanjutnya BUJT tersebut akan berhutang ke BPJT

Ruas tol Kunciran-Serpong ditenderkan pemerintah 17 September 2005 dan penetapan pemenang telah dilakukan Menteri Pekerjaan Umum pada 11 Oktober 2007. Namun pembangunan tol tersebut termasuk satu dari 24 tol yang kemajuannya lambat.

Sebelumnya Dana bergulir (BLU) untuk pembebasan lahan proyek tol yang dikelola Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) makin menipis. Sehingga Kementerian PU melayangkan surat kepada menteri keuangan untuk menambah anggaran melalui dana talangan (bridging) Pusat Investasi Pemerintah (PIP). " Menteri PU sudah menyurati Menkeu minta tambahan Rp3,85 triliun. Padahal Oktober kita butuh Rp2,8 triliun minjam dulu dari PIP," kata Kepala BPJT Ahmad Gani Gazali Mei 2011 lalu.

Ia mengatakan, saat itu dana bergulir BLU yang dikelola BPJT sudah kekurangan bahkan sudah hampir habis. Gani mengaku dari total dana yang telah digelontokan Rp 2,3 triliun saat Mei 2011 hanya tersisa Rp 200 miliar. **cahyo