Internet Marketing Di Dunia Pemasaran

Oleh : Noor Yanto (wartawan HE Neraca)

Neraca. Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi.

Phillip Kottler mengungkapkan, ” Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan prosuk yang bernilai kepada pihak lain”.

Dalam dunia marketing sendiri kita mengenal ada 7P dalam teorinya, yaitu : Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat), Promotion (Promosi), People (Orang), Process (Proses) dan Physical Evidence (Bukti Fisik). Dalam pembahasan mengenai internet marketing ini, berkaitan dengan poin ketiga yaitu place (tempat). Dalam hal ini adalah, sarana kita melakukan promotion (promosi) product (produk) kita.

Dunia internet sendiri dari tahun ke tahun, kemajuannya sangat pesat. Melihat kondisi demikian, para marketer tidak mau melewatkan kesempatan ini sebagai sarana untuk melakukan strategi pemasaran mereka. Berbagai situs bisnis atau melalu jejaring sosial yang ada dimanfaatkan oleh para marketer, untuk memasarkan produk mereka. Secara garis besar internet marketing adalah melakukan suatu tindakan pemasaran produk atau suatu jasa yang di pasarkan melalui media internet (online). Cuma bedanya kita melakukan kegiatan itu memanfaatkan media internet (online).

Banyak benefit yang bisa dimanfaatkan oleh para marketer, untuk memasarkan produk mereka di place (tempat/sarana) ini. Hanya saja, bukan berarti melakukan proses atau strategi pemasaran melalui sarana ini aman bagi para calon customer. Banyak kasus yang bermunculan dari sistem pemasaran ini.

Salah satu contoh adalah, sering menjadi pertanyaan bagi calon customer adalah bagaimana cara untuk bertransaksi dengan aman di internet, bagaimana cara pembayarannya dan bagaimana deliverynya. Tentunya wajar dong jika kita baru mengenal bisnis online muncul pertanyaan-pertanyaan seperti itu, karena disisi lain banyak yang menyalahgunakan internet untuk penipuan (Scam).

So, sekarang tinggal Anda bersikap cerdas untuk bisa menentukan apakah akan mempercayai iklan yang ada di internet lalu membelinya. Atau mungkin Anda lebih suka memilih jalur tradisional, dimana ada pertemuan antara penjual dengan pembeli? The choice is yours alone...

BERITA TERKAIT

Bappenas: Indonesia Belum Siap Ekonomi Digital - AKIBAT JARINGAN INTERNET BELUM MERATA

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia belum siap menghadapi era ekonomi digital. Pasalnya, infrastruktur penopang…

Penerapan Industry 4.0 Buka Peluang Kerja Baru Lebih Spesifik - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Penerapan sistem Industry 4.0 dinilai dapat menghasilkan peluang pekerjaan baru yang lebih spesifik, terutama yang membutuhkan kompetensi…

Nu Care Lazisnu Beri Pelatihan Marketing Pada Penyandang Difabel

Blora, Tim NU CARE-LAZISNU, Rabu (21/2) melakukan kunjungan ke Blora. Kunjungan ini untuk melaksanakan Program Pelatihan Marketing dan Penyaluran Bantuan…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Duh, Biro Umroh (Lagi)

Biro Jasa travel umroh kembali tercoreng, setelah kasus kemarin First Travel tidak bisa memberangkatkan kurang kebih 50.000 hingga 60.000 korban.…

Penyelenggara Umroh/Haji Perlu Didaftar Ulang

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Perhimpunan Asosiasi Travel Umrah dan Haji Khusus (PATUH) ikut serta mengawasi biro perjalanan yang…

Wapadai Penipuan Jamaah “Berskema Ponzi”

Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan & Kelembagaan DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Bungsu Sumawijaya menyatakan, kasus…