LEN Perlu Mengandeng Industri-industri Kecil Berteknologi Tinggi

Jika ingin tetap bersaing, PT Len Industri (Persero) harus mulai melakukan kerjasama dengan industri kecil teknologi tinggi. Hal itu dikemukakan Direktur PT Len Industri, Wahyudin Bagenda, kepada wartawai usai KSO dengan Koperasi Keluarga Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SPFKK) PT DI, di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (4/10).

“Len saat ini mulai melakukan restructuring dalam proses, karena tanpa melihat membangun supply chain industri daya saing kita kedepan itu lemah, karena jika semuanya diproduksi di len biaya tinggi,” tutur dia.

Menurutnya, kapabilitas yang dimiliki eks karyawan PT DI sangat tinggi, sehingga jika pihaknya memberikan peralatan dirinya percaya mereka bisa mengoperasikannya sekaligus merawatnya dengan baik.

“Saya milih mereka, pertama ada saling kepercayaan, kedua potensi dan kapabilitas eks karyawan PT DI cukup teruji sehingga apa yang kita berikan kita yakin mereka bisa melaksanakan,” pungkas dia.

BERITA TERKAIT

Nilai Tambah dalam Ekonomi dan Industri

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Lama sudah kita menenggelamkan diri dalam persoalan ekonomi. Kegiatan dan proses…

Ancaman Serangan Siber ke Industri Keuangan Meningkat

    NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengingatkan ancaman serangan siber terhadap sistem…

KIOS Bilang Refleksi Minat Cukup Tinggi - Sahamnya Disuspensi BEI

NERACA Jakarta – Lantaran mengalami kenaikan harga saham dan waran di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakukan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi X dari…

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi X dari…

2018, LPDB Siapkan Rp100 M Untuk Bisnis Start Up

2018, LPDB Siapkan Rp100 M Untuk Bisnis Start Up NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengungkapkan…