Kekurangan Bisnis Internet Marketing

Neraca. Dari semua hal mengenai internet marketing bukan tidak ada kekurangannya. Dalam hal ini, Internet marketing (pemasaran online) yaitu mengharuskan pelanggan untuk menggunakan teknologi internet.

Rendahnya kecepatan koneksi internet juga dapa menjadi hambatan. Misalkan: jika perusahaan membangun website terlalu besar dan rumit, sementara individu terhubung ke internet melalui sambungan dial-up atau ponsel mungkin mengalami penerimaan informasi yang lebih lama. Di sisi lain, konsumen di internet tidak dapat menyentuh, mencium, merasakan atau mencoba barang secara nyata sebelum melakukan pembelian.

Selain hal diatas, ada beberapa kekurangan dari sistem penjualan ini yang bisa menjadi pertimbangan para marketer untuk memulainya.

Pertama, pastinya butuh modal. Namanya juga bisnis, bisnis online juga butuh modal. Lalu apa yang Anda cari, bisnis online dengan modal kecil atau bisnis online dengan modal besar? Bila Anda baru memulai bisnis online, pastinya jangan mulai dengan modal yang besar, karena disini Anda diharapkan untuk banyak belajar bisnis online sehingga tidak kaget bila ternyata bisnis online juga ada ruginya.

Modal yang utama pastinya adalah koneksi internet, yang di Indonesia masih tergolong mahal. Kalau mau yang murah, masuk saja ke warnet pada jam-jam tidak efektif kerja seperti jam malam (jam 10-an keatas), biasanya ada paket murah meriah berjam-jam yang bisa Anda nikmati. Pergunakan paket-paket khusus tersebut untuk bisnis online Anda. Atau bila Anda mau berkorban sedikit, pasang ADSL di rumah Anda (seperti speedy, ddan produk lainnya), yang penting tidak perlu di dial-up.

Kedua, modal uang. Anda butuh modal berupa uang untuk membangun kerajaan bisnis online Anda. Entah itu domain, hosting, biaya kursus, dan lainnya. Ini bisa sih disiasati, tapi memang tidak mudah. Anda bisa menggunakan domain gratisan seperti co.cc, hosting gratisan di freehostia.com atau di blogspot.com.

Sayang ini harus dibarengi dengan ketidakefektifan dan motivasi Anda untuk balik modal. Pengalaman beberapa marketer, kalau domain dan hosting gratisan cenderung tidak terlalu banyak merawatnya, dikarenakan tidak ada biaya yang dikeluarkan. Sehingga motivasi menjadi rendah. Kita bisa katakan tidak efektif, karena untuk hosting dan domain gratisan kita kurang dapat mengontrol apapun, sehingga bila misalnya domain atau hosting kita dihapus, maka kita tidak memiliki kekuatan apa-apa.

Ketiga, modal ilmu. Modal ini yang paling lama diperoleh dan paling intens harus Anda lakukan, dari mulai pembayaran dengan payment processor, riset keyword, menghindari jebakan search engine, pengoperasian domain dan hosting, SEO, content, traffic, maintenance, backup dan restore. Sebaiknya Anda bisa lakukan sendiri daripada menunggu orang lain untuk melakukannya untuk Anda. Kenapa? Untuk mempercepat dan mengurangi biaya yang sebenarnya tidak terlalu penting. Masalahnya adalah, tidak banyak kursus atau pelatihan ada di pasaran yang mengajarkan secara praktis berbisnis online.Usahakan mencari kursus yang bisa langsung bertanya dan berhadapan dengan trainer, sehingga jawaban yang Anda peroleh tidak bias (tentunya juga Anda akan merasakan kepuasan batin).

Poin terakhir yang cukup penting adalah, selalu lakukan eksperimen dengan mengacu pada literatur dan pengalaman orang lain yang telah sukses.

BERITA TERKAIT

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Raup Dana IPO Rp 125 Miliar - Menteng Heritage Poles Kinerja Bisnis Perhotelan

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) dibuka melesat 69,5% menjadi…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Meta Epsi Kejar Proyek Logistik dan Energi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Meta Epsi Tbk (MTPS) langsung dibuka meroket 66,7% atau…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Yang Bangkit Pasca Bencana Alam

Keseriusan pemerintah pusat untuk menyemarakkan kembali sektor pariwisata pantai dengan memberikan kemudahan kepada semua pihak yang terlibat, diantaranya mencabut larangan…

Membahas Upaya Pemulihan Pariwisata Lombok

Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) dari 16 provinsi mengikuti rapat kerja nasional di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan salah…

Bangkit Pasca Bencana Alam

Keseriusan pemerintah pusat untuk menyemarakkan kembali sektor pariwisata pantai dengan memberikan kemudahan kepada semua pihak yang terlibat, diantaranya mencabut larangan…