Curug Cigumawang Indah tapi Tidak Terawat

NERACA. Curug Cigumawang sebenarnya menyimpan potensi wisata yang sangat indah. Tetapi sayangnya hal ini tidak diimbangi oleh lingkungan sekitar. Objek wisata ini kurang terawat. Lokasi wisata ini berada di Padarincang, Kabupaten Serang. Akses masuk kesana tidak memadai, selain kondisi jalan yang sempit yang cukup untuk satu mobil. Selain itu, jalan yang sangat rusak padahal jika saja Dinas terkait lebih perduli tempat ini akan menyajikan sebuah wisata dengan nuansa pegunungan yang sangat eksotik.

Perjalanan menuju Lokasi Curug sangat-sangat indah karena hampir sepanjang jalan udara terasa sangat segar ditambah pemandangan kiri dan kanan yaitu sawah, hutan, dan bukit yang begitu indah. Sampai di Curug, mata kita sangat takjub karena curug Cigumawang lebih tinggi dari Curug Ciputri yang berada dikaki gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, tepatnya di lokasi perkemahan Palutungan, di perkirakan ketinggian Curug mungkin sekitar 15-25 meter, cuaca yang cerah jelas menambah suasana sekitar terasa sejuk.

Para wisatawan juga bisa langsung nyebur disekitar air terjun atau Curug, kejerihan dan kesejukan air curug dapat mengusir segala kelelahan yang kita hadapi saat perjalanan menuju kesana. Walau lokasinya sendiri kurang terawat, masih sedikit para penjajah makanan atau minuman yang ada disana. Jadi terkesan asal-asalan dan juga tidak beraturan. Dan terkadang hal ini sama sekali tidak mempengaruhi kita untuk menikmati curug tersebut.

Melihat kondisi ini, seharusnya pihak Pemerintah daerah setempat memperhatikan dan juga mau untuk membenahi segala infrastruktur yang ada dan menuju kesana. Maka diyakini banyak pihak yang tertarik untuk mengunjungi sana. Karena lokasi menuju ke Curug disuguhi pemandangan alam yang indah dan udara pegunungan yang sejuk.

BERITA TERKAIT

Serap Saham Tiga Pilar Sejahtera - FISH Pastikan Tidak Ada Dampak Material

NERACA Jakarta – Menyikapi aksi korporasi PT FKS Food And Ingredients (FKS FI) yang bakal menyerap saham PT Tiga Pilar…

KPK: Suap Impor Pangan Karena Dua Kementerian Tidak Sinkron

KPK: Suap Impor Pangan Karena Dua Kementerian Tidak Sinkron   NERACA Jakarta - KPK menilai berulangnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di…

Pakar: UU Siber Bukan Lagi Mendesak, Tapi Darurat

Pakar: UU Siber Bukan Lagi Mendesak, Tapi Darurat   NERACA Jakarta - Pakar hukum telematika Universitas Indonesia (UI) Edmon Makarim menegaskan…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Siap-siap Napak Tilas Gunung Krakatau Bulan Ini

Setelah sukses pada penyelenggaraan tahun lalu, Provinsi Lampung kembali akan menggelar acara tahunan Lampung Krakatau Festival 2019 di Kota Bandar…

Lampion Terakhir di Dieng

Ajang tahunan Dieng Culture Festival (DCF) telah memasuki tahun kesepuluh. Sejak pertama kali digulirkan 10 tahun yang lalu, ajang ini…

Pilihan Wisata di Lampung selain Krakatau

Dari Jakarta, Lampung bisa ditempuh dengan penerbangan selama 45 menit atau perjalanan darat selama sekitar delapan jam sudah termasuk dengan…