Kelompok Tani Seharusnya Bisa Mencegah Kerugian Petani

Selasa, 04/10/2011

Sebanyak 615 anggota kelompok tani (poktan) se-Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat pelatihan keterampilan dan pengetahuan berbagai bidang. Pembekalan dilakukan di Lembang, belum mlama ini.

Peserta pelatihan terdiri dari 425 orang peserta sekolah lapangan budi daya padi organik hemat air system of rice intensification (SRI), 30 orang peserta pelatihan konservasi lahan daerah aliran sungai (DAS) bagian hulu kawasan hortikultura, dan 160 peserta pelatihan pengelolaan lahan terpadu.

Salah satu tujuan pelatihan, menurut Bupati Bandung Barat, Abubakar, untuk meminimalisasi kerugian para petani akibat pengaruh alam serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga bisa menghasilkan produksi yang berdaya saing tinggi, sehat, dan berkelanjutan.

"Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan para petani sebagai sumber informasi untuk menanggulangi berbagai permasalahan, serta meminimalisasi kerugian yang kerap dialami para petani," jelas Abubakar seusai membuka pelatihan.

Pelatihan dan keterampilan yang digulirkan pemerintah tersebut, diharapkan petani KBB akan lebih pintar dan maju, serta mampu menyiasati berbagai kelemahan dan kekurangan dalam menghadapi dunia pertanian.