Warga Sukamakmur Gotong Royong Membangun Jalan

Menindaklanjuti wacana pemindahan ibu kota Negara dari Jakarta ke Jonggol, warga Sukamakmur diminta bergotong royong bersama pemerintah untuk membangun jalan. Hal ini dikatakan Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturachman, saat melakukan saba desa di Desa Sukaharja Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor.

“Sukamakmur bakal ramai jika pemerintah pusat memutuskan Jonggol sebagai Ibu kota Republik Indonesia. Ketika pembangunan mulai masuk, nantinya kita jangan hanya menjadi penonton tapi pelaku di dalamnya. Sampai saat ini pemerintah masih berwacana antara Kalimantan atau Jonggol”, tuturnya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, manfaat lain dari pembangunan jalan yakni ketika ada kejadian luar biasa maka pertolongan tidak akan sulit menjangkau lokasi. Oleh karenanya warga yang memiliki tanah lebih di pinggir jalan harus ikhlas mewakafkan atau menjual tanahnya untuk pelebaran jalan.

BERITA TERKAIT

Raih Berbagai Prestasi, Bupati Eka: Semua itu Adalah Bonus Kinerja Jajaran OPD dan Rakyat Tabanan

Raih Berbagai Prestasi, Bupati Eka: Semua itu Adalah Bonus Kinerja Jajaran OPD dan Rakyat Tabanan  NERACA Tabanan, Bali - Entah…

100 Persen Sampah Plastik Bisa Didaur Ulang

100 Persen Sampah Plastik Bisa Didaur Ulang NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang yang menjadi…

Komoditas Turun Harga, Kota Sukabumi Alami Deflasi

Komoditas Turun Harga, Kota Sukabumi Alami Deflasi   NERACA Sukabumi - Banyaknya beberapa komoditas alami penurunan harga di lapangan, Kota Sukabumi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA - Dukung Peningkatan IKM

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA Dukung Peningkatan IKM NERACA Sukabumi – Guna mendukung pemasaran produk Industri Kecil Menengah…

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran   NERACA Palembang - Sebanyak 76 desa di Sumatera Selatan mengajukan pemekaran ke Gubernur…

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang…