Tiga Langkah Majukan Bisnis Sampingan

NERACA.Keberhasilan menjadi seorang wirausaha diperoleh dengan ketekunan, kerja keras, ketelitian, kesabaran dan dalam jangka panjang. Namun dibalik semangat menggebu menggapai sukses, hanya ada tiga cara untuk mengembangkan usaha yang Anda kelola.

Ketiga langkah yang diyakini ampuh mengembangkan bisnis yang Anda kelola merupakan intisari dari pelbagai konsep pengembangan usaha sampingan bermodal kecil. Seperti; Langkah meningkatkan jumlah pelanggan.

Meningkatkan jumlah pelanggan memang bukan perkara mudah, perlu strategi dan kiat untuk mewujudkannya. Cara mudah menjaring pelanggan baru, umunnya dengan menawarkan produk yang ada atau mengembangkan penawaran baru. Idealnya Anda akan harus memanfaatkan penawaran Anda untuk memasuki pasar baru atau memperluas jangkauan dalam pasar yang ada.

Untuk mendeteksi pasar, ada baiknya Anda melakukan sebuah riset. Riset pasar merupakan strategi awal untuk menjual. Hal ini mengajarkan Anda banyak hal tentang apa yang akan Anda perlu tahu untuk secara efektif menjangkau pelanggan baru, seperti apa yang harus dikatakan, lalu bagaimana mengatakannya dan kepada siapa.

Langkah ke dua adalah meningkatkan frekuensi pembelian. Jalus cepat meningkatkan frekuensi pembelian adalah dengan membuat semudah mungkin bagi pelanggan untuk melakukan bisnis dengan Anda berulang kali. Cara lain adalah memberikan nilai tambahan bagi pelanggan, yang akan bermuara pada terbangunnya loyalitas para pelanggan.

Jika Anda membuat sistem yang lebih mudahkan bagi pelanggan dalam melakukan transaksi dengan Anda, lalu mereka (pelanggan) membandingkan dengan kompetitr usaha sejenis, maka Anda akan menjadi pihak yang lebih unggul dari mereka.

Strategi lain untuk meningkatkan frekuensi pembelian adalah layanan purna jual atas berbagai produk ataupun jasa yang kita pasarkan. Pada umumnya pembeli atau pelanggan sangat mempertimbangkan pelayanan purna jual dari produk yang memberikan jaminan pada mereka.

Meningkatkan jumlah unit yang terjual menjadi langkah terakhir. Secara logika, bila Anda meningkatkan jumlah unit yang terjual, maka Anda pun mendorong meningkatnya jumlah pelanggan sekaligus mendongkrak jumlah transaksi dari pelanggan Anda.

Dan jika Anda ingin menjual lebih banyak produk, Anda harus konsisten dalam terciptanya nilai tambah bagi pelanggan. Caranya? Anda hanya perlu memahami, bagaimana pelanggan Anda menafsirkan, mendefinisikan, dan mengukur nilai yang mereka terima dari produk dan jasa Anda.

Untuk melihat hasil yang nyata, Anda harus pula memulai dengan pengetahuan yang telah Anda ketahui seputar pelanggan Anda. Karena dengan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pelanggan, Anda sudah mengantongi sebagian modal untuk meningkatkan garis pertumbuhan pada keuntungan perusahaan Anda.

Fokuslah pada kebutuhan pelanggan Anda yang akan menjadi informasi dasar dalam meningkatkan angka penjualan yang lebih banyak, mempertahankan dan cross-selling pelanggan, serta memperoleh pelanggan baru. Berbekal informasi yang berfokus pada pelanggan, maka Anda tahu cara terbaik untuk mengembangkan bisnis Anda.

BERITA TERKAIT

Kimia Farma Geluti Bisnis Obat Berbasis Online - Tekan Nilai Efisiensi

NERACA Jakarta –Geliatnya pertumbuhan bisnis online atau e-commerce di era digital, mendorong PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) untuk terus…

Astra "Kepincut" Bisnis Tol Trans Jawa - Miliki Potensi Trafik Lebih Besar

NERACA Jakarta – Dorongan pemerintah agar pihak swasta ikut andil dalam proyek pembangunan infrastruktur pemerintah, rupanya menjadi daya tarik PT…

Langkah Strategis Gunung Bara Perkuat Logistik Pertambangan

Langkah Strategis Gunung Bara Perkuat Logistik Pertambangan NERACA Jakarta - PT Gunung Bara Utama, anak perusahaan PT Trada Alam Minera…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…