Curug Cipurut Wisata Kebanggaan Purwakarta

Sabtu, 15/10/2011

NERACA. Bosan dan jenuh dengan aktifitas, mungkin dapat teronati dengan mengunjungi wisata alam nan asri di Kabupaten Purwakarta. Tempat wisata yang sangat alamiah ini merupakan wisata air dengan curug (air terjun) sebagai icon wisatanya bernama, "Curug Cipurut."

Lokasi wisata Curug Cipurut, yang terdapat di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta ini, tergolong mudah dicapai. Bagi para wisatawan yang berasal dari Jakarta dapat menggunakan jalan tol Cipularang dan keluar di pintu Tol Sadang maupun Jatiluhur/Ciganea. Setelah masuk Kota Purwakarta, ambilah arah ke Wanayasa, jalur Purwakarta Wanayasa yang berjarak sekitar 25 km, kondisi jalan pun relatif baik namun agak sempit.

Kondisi alam yang berkarakter dataran tinggi, dan banyak turunan, tanjakan serta tikungan, tentu saja membuat perjalanan Anda tidak membosankan. Terlebih pemandangan yang memanjakan mata membuat perjalanan menuju lokasi Curug Cipurut begitu menyenangkan. Beberapa tempat kuliner yang menggugah selera khususnya sate Maranggi.

Sebelum masuk kota Wanayasa, Anda kembali dimanjakan dengan pemandangan Situ Wanayasa, yang tepat berada di pinggir jalan areal situ (danau). Disanalah Anda dapat beristirahat sambil mencicipi hidangan setelah melewati situ, maka Anda akan tiba di Kecamatan Wanayasa.

Dari Wanayasa Anda mengambil arah ke Kecamatan Bojong, sekitar 300-500 M, Anda akan tiba di pertigaan yang menuju ke arah Desa Sumurugul, lalu beloklah ke kiri dan masuk ke jalan Desa Sumurugul tersebut. Kondisi jalan ini setengahnya beraspal dan setengahnya lagi jalan berbatu, sehingga disarankan agar Anda menggunakan kendaraan MPV dan tidak dianjurkan menggunakan kendaraan sejenis sedan.

Dari pertigaan jalan utama tersebut sampai ke ujung jalan terdekat dengan Curug Cipurut sekitar 1,5 Km, terdapat dua lokasi parkir yang dapat menampung lebih dari tujuh kendaraan, sedangkan untuk parkir kendaraan roda dua relatif banyak karena dapat digunakan pekarangan penduduk setempat. Untuk tiket parkir yang dikelola oleh karang taruna tidak ditetapkan secara pasti tergantung keinginan pemilik kendaraan secara umum berkisar antara Rp 1000 hingga Rp 2000, untuk kendaraan roda dua dan kisaran Rp 5000 sampai Rp 10000 untuk kendaraan roda empat.

Secara umum Curug Cipurut masuk kedalam Cagar Alam Gunung Burangrang sehingga pengelolaan saat ini masih dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jabar I dengan operasional dilapangan dibantu oleh Desa Sumurugul dan Desa Wanayasa.

Kondisi curug secara umum dibagi kedalam tiga bagian yaitu curug utama yang terdapat di ujung tebing dengan tinggi sekitar 25 M, serta dua curug lainnya yang lebih landai yang biasanya digunakan oleh pengunjung sebagai tempat seluncur, dengan air yang relatif segar dan dingin sangat cocok untuk menghilangkan kepenatan dalam bekerja maupun hiruk pikuk kota besar.

Lokasi Curug Cipurut pun sangat cocok untuk lokasi camping anak muda, wisata petualangan, tea walk serta wisata air tentunya (seluncuran), jadi apabila anda punya jiwa petualangan serta cinta akan alam lingkungan tidak ada salahnya anda berkunjung ke Curug Cipurut di Kabupaten Purwakarta.

Untuk wisatawan yang tidak mengunakan kendaraan sendiri, ada alternatif lain ke lokasi ini yaitu dengan menngunakan kendaraan umum, dari Purwakarta (Terminal Simpang) ke Wanayasa ada beberapa alternatif bisa anda gunakan yaitu angkutan perdesaan maupun angkutan antar kabupaten.

Apabila Anda ingin waktu tempuh yang lebih cepat sebaiknya anda menggunakan kendaraan bis mini (elf), tarif kedua jenis moda angkutan umum ini relatif sama yaitu berkisar Rp 5000, dari Terminal Wanayasa Anda bisa menggunakan angkutan perdesaan dengan tujuan Bojong/Sawit berhenti di pintu gerbang Desa Sumurugul dengan tarif sekitar Rp 2000, dari pintu gerbang ke Curug Cipurut anda dapat menggunakan ojek dengan tarif kisaran Rp 10000.

Dari batas akhir kendaraan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati jalan setapak kebun teh dengan jarak tempuh sekitar 500 M atau sekitar 15 menit perjalanan orang dewasa dan 30 menit perjalanan anak-anak, sampailah kita di pintu gerbang Curug Cipurut, dengan tiket masuk Rp 3000 per orang.

Sebaiknya apabila Anda berkunjung ke Curug Cipurut pada waktu hari libur, selain hari tersebut biasanya lokasi relatif sepi sehingga tidak ada petugas yang berjaga maupun pedagang yang membuka usahanya. Pedagang disana sebagian besar menjajakan cemilan dan minuman atau mie rebus sehingga apabila anda ingin makan nasi sebaiknya membawa dari rumah atau rumah makan di sepanjang jalan Purwakarta-Wanayasa.