SOAL HARGA KIOS SUDAH ADA TITIK TERANG PT. GKS Tanam Investasi Rp 54 Miliar Bangun pasar Modern Cibadak

NERACA

Sukabumi - PT Graha Karya Semesta (GKS) selaku pengembang pasar semi modern Cibadak, lakukan sosialisasi dengan para pedagang pasar Cibadak, bertempat di lantai dua Pasar Cibadak, Kamis (29/9). Dalam Sosialisasi itu, pihak pengembang tidak akan memindahkan pedagang ke tempat lain disaat pembangunan mulai berjalan.

"Tempat relokasi masih tetap di tempat yang sama. hanya bedanya, nanti pedagang akan ditempatkan di lantai dua. Dan memanfaatkan lahan terminal Cibadak sebahagiannya," terang Direktur PT GKS, Marta Wardana.

Pembangunan pasar semi modern Cibadak ini, lanjut Marta Wardana, nantinya akan memakan waktu kurang lebih dua tahun. Sedangkan modelnya akan dijadikan zonasnisasi pedagang. "Kedepan, para pedagang akan terzonanisasi. Soal harga kios, telah ditemukan titik terang," tambah dia, seraya menyatakan, dalam pengembangan pasar semi modern ini pihaknya akan menanamkan investasi sekitar kurang lebih Rp 54 miliar.

Dalam kesempatan itu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, kepada Harian Ekonomi NERACA di Sukabumi menyebutkan, penataan pasar akan sangat menguntungkan bagi pedagang. Dimana nantinya para pedagang tidak lagi merasa terkucilkan atau berada dikawasan yang jauh.

"Semuanya sudah di format. Hal ini akan lebih memudahkan pelayana terhadap konsumen, dan tentunya terhadap pelaku usaha akan berdampak positif dari segi pendapatan," tandas dia.

Informasi diperoleh Neraca di Sukabumi, selain di wilayah Cibadak, paling tidak bakal dibangun dua pasar tradsional modern di Kabupaten Sukabumi dengan investor yang berlainan. Selain Pasar Tradisonal Cibadak, akan juga dibangun Pasar Tradsional Modern di wilayah Palabuhanratu, Cicurug dan di wilayah Kecamatan Cisaat.

BERITA TERKAIT

IMF Ingatkan Soal Utang, Menkeu Berdalih Bukan untuk RI

NERACA Jakarta - Ketika berpidato di konferensi pers Prospektus Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menyebutkan…

KPPU Teliti Dugaan Kartel Harga Tiket Pesawat dan Kargo

KPPU Teliti Dugaan Kartel Harga Tiket Pesawat dan Kargo NERACA Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memulai penelitian terkait…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

2019, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Bertekad Tingkatkan Pelayanan - Terwujudnya Investasi Berpihak Kepada Masyarakat

2019, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Bertekad Tingkatkan Pelayanan Terwujudnya Investasi Berpihak Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu…

APPMI Siap Gelar Ajang Fashion Unggulan Tanah Air - Indonesia Fashion Week 2019

APPMI Siap Gelar Ajang Fashion Unggulan Tanah Air Indonesia Fashion Week 2019 NERACA Jakarta - Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode…

Kuningan Bingung Menggunakan Bus Sekolah Hibah Kementerian Perhubungan RI

Kuningan Bingung Menggunakan Bus Sekolah Hibah Kementerian Perhubungan RI NERACA Kuningan – Kementerian Perhubungan RI nampaknya terburu-buru menghibahkan bus sekolah…