Pihak Pro Mogoknya Banggar

Neraca. Setiap ada pihak yang kontra, maka akan ada sisi lawannya yang pro. Ketua Fraksi Partai Demokrat, M Jaffar Hafsah, mengatakan fraksinya merestui aksi pemogokan yang dilakukan Badan Anggaran DPR dalam pembahasan APBN 2012. "Tidak masalah, asal sampai deadline-nya nanti sudah jadi itu barang (APBN)," ujarnya.

Kemarin, Banggar memutuskan untuk menghentikan pembahasan APBN 2011 dengan pemerintah setelah sebelumnya keempat pimpinannya diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Melchias Markus Mekeng, Tamsil Linrung, Mirwan Amir, dan Olly Dondokambey diperiksa KPK sebagai saksi untuk Dharnawati, tersangka dalam kasus korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi.

Aksi pemogokan itu dilakukan Banggar dengan mengirimkan surat kepada Pimpinan DPR. Dalam surat itu, menurut Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, Banggar menyerahkan mandat tugasnya kepada pimpinan DPR. Selain menyerahkan mandat Banggar juga meminta agar pimpinan DPR untuk berkoordinasi dengan pimpinan KPK dan aparat penegak hukum lainnya.

Jaffar mengatakan, keputusan Banggar ini sendiri awalnya tak diketahui oleh fraksi. Namun, surat pimpinan Banggar juga diterima seluruh fraksi di DPR. "Surat itu ditembuskan kepada seluruh pimpinan komisi dan fraksi," ujarnya.

Jafar mengaku telah berkomunikasi dengan seluruh ketua fraksi di DPR. Hasilnya, "Kita semua sepakat agar ini tidak mengganggu APBN 2012. Karena ini merupakan tugas kita sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang," jelasnya. Bahkan, ia mengatakan, telah mengkomunikasikan hal ini kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. "Saya sudah berkomunikasi dengan semua pimpinan fraksi, komisi, pimpinan Banggar, anggota kami di Banggar termasuk ketua umum kami," ujarnya.

Menurutnya, seluruh fraksi memahami perasaan pimpinan Banggar yang merasa diusik kewenangannya itu. Karena itu, ia meminta pimpinan DPR segera menyelesaikan masalah ini. "Ini hanya masalah miskomunikasi saja, saya pikir akan segera selesai dengan cepat," tuturnya. "Dipastikan titik temunya ada. Nggak ada masalah, akan terselesaikan oleh pimpinan. Libur 1 atau 2 hari kan tidak ada apa-apa," lanjut Jafar.

Selain partai diatas, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq mengatakan, partainya merestui boikot pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012 yang dilakukan Badan Anggaran DPR. Namun, dengan catatan, "Jangan sampai pembahasan APBN meleset sampai Oktober seperti yang sudah kita jadwalkan," ujarnya ketika ditemui wartawan di Gedung DPR.

Kamis kemarin, Banggar memutuskan untuk menghentikan pembahasan RAPBN 2012 dengan pemerintah setelah keempat pimpinannya diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa lalu. Mereka, Melchias Markus Mekeng, Tamsil Linrung, Mirwan Amir, dan Olly Dondokambey, diperiksa KPK sebagai saksi untuk Dharnawati, tersangka kasus korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi.

Setelah pemeriksaan tersebut, pimpinan Banggar mengirimkan surat kepada pimpinan DPR. Dalam surat itu, menurut Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Banggar menyerahkan mandat tugasnya kepada pimpinan DPR. Pimpinan Dewan juga diminta pimpinan Banggar untuk berkoordinasi dengan KPK dan aparat penegak hukum lainnya, seperti kepolisian dan kejaksaan.

Mahfudz mengatakan, partainya mendukung langkah Badan Anggaran karena menganggap pemeriksaan yang dilakukan KPK merupakan langkah politis. Ia menuding pemeriksaan tersebut sengaja dibuat untuk mengalihkan perhatian dari kasus Muhaimin dan juga kasus Nazaruddin. "Sekarang bolanya ditendang ke DPR. Sebelumnya ribut soal Muhaimin dan kasus sebelumnya, sekarang sudah meredup," ujarnya.

Namun, partainya berpendapat mogoknya pembahasan RAPBN harus segera diselesaikan oleh pimpinan DPR. Dia juga menilai kejadian ini tak akan berujung panjang hingga mandeknya pemerintahan karena anggaran yang tidak terbahas. "Masih ada waktu sampai Oktober. Makanya, kami meminta pimpinan DPR tidak usah memperpanjang polemik dengan mengeluarkan statement lainnya. Selesaikan saja masalah ini".

BERITA TERKAIT

Banggar DPRD Bekasi Ingatkan Pemkot Waspadai Defisit

Banggar DPRD Bekasi Ingatkan Pemkot Waspadai Defisit NERACA Bekasi - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Jawa…

Apresiasi Kinerja Semua Pihak di Asian Games

  Oleh : Adri Lazurdi, Alumnus Universitas Lancang Kuning Pekanbaru   Pesta olah raga tersebesar se-Asia sebentar lagi akan berakhir.…

Surfer Dunia Akan Bersaing di Nias Pro 2018

Kabupaten Nias Selatan bersiap kembali menggelar kejuaraan surfing kelas dunia, yaitu Nias Pro 2018. Acara ini akan berlangsung 24-28 Agustus…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Duh, Mahalnya Ongkos Pileg 2019

Biaya untuk branding politik memang tidak sedikit. Semakin rendah popularitas seseorang, biaya akan semakin mahal. Hal lain yang juga menentukan…

Untuk Kepentingan Rakyat atau Menghitung Investasi?

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan, mahalnya mahar politik menjadi anggota legislatif…

Suka dan Duka Berebut Kursi Legislatif

Pemilihan legislatif (Pileg) layaknya pasar kaget. Ramai. Tak digelar tiap hari. Dan yang pasti banyak barang baru. Sebagian mutunya bagus.…