Berpikir Positif Dalam Dinamika Kehidupan

Executive Vice President, Head of Wealth Management Commonwealth Bank :Liliawati Gunawan

Sabtu, 01/10/2011

NERACA.Hidup adalah sebuah proses untuk membuat manusia lebih baik. Demikian falsafah Liliawati Gunawan, Executive Vice President, Head of Wealth Management Commonwealth Bank. Lili akrab ia disapa, menilai bila kita berpikir positif dalam menjalani dinamika kehidupan maka hidup akan terasa menyenangkan.

Dan dalam dinamika kehidupan, kata Lili, kita perlu keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan sosial dan keluarga, “Karena dari lingkungan, baik pekerjaan maupun sosial akan memberikan wawasan baru untuk mengembangkan diri dengan lebih positif,” ungkapnya.

Sebagai Executive Vice President, Head of Wealth Management Commonwealth Bank yang bertanggung jawab terhadap penjualan dan layanan bisnis wealth management seperti produk investasi, bancassurance dan treasury. Menuntut dirinya untuk mengikuti setiap gejolak dipasar keuangan lokal maupun global. “Saya menikmati pekerjaansaya, karenasering berhubungan dengannasabah maupun sales team Commonwealth Bank,” ujar Lili.

Dengan pertumbuhan bank yang begitu pesat, tambah Lili, maka banyak prioritas yang menjadi pilihan dan sesuai dengan strategi bisnis nasabah, “Saya pun dituntut dapat bekerja dengan baik dan cepat,” ujarnya. Ia mengaku dinamika pekerjaan yang digelutinya juga membantu dirinya mengembangkan diri dengan membekali kemampuan teknis dan berpikir lebih berwawasan.

“Saya senang sekali bisa bekerja disebuah perusahaan seperti Commonwealth Bank. Apalagi wanita bisa memiliki kesempatan yang sama dalam berkarir dengan kolega laki-laki. Dan saya berharap bisa membantu dan menjadi mentor wanita muda lainnya dalam memulai karier mereka,” tegas perempuan lulusan Insinyur Sipil di Universitas Parahyangan Bandung tahun 1989 ini.

Commonwealth Bank Indonesia adalah anak perusahaan Commonwealth Bank of Australia (CBA), sebuah institusi keuangan publik terbesar di Australia yang hadir di Indonesia sejak tahun 1997. Diawaki sekitar 1700 profesional dibidang perbankan, Commonwealth Bank Indonesia melayani nasabah melalui 85 cabang dan kantor pelayanan dilebih dari 27 kota di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.

Beragam produk perbankan yang menarik ditawarkan Commonwealth Bank. Seperti tabungan, deposito, produk investasi reksa dana (wealth management), bancassurance, kredit UMKM, pinjaman, serta layanan seperti internet banking bagi perusahaan maupun perorangan, Safe Deposit Box (SDB), dan call centre.

Commonwealth Bank Indonesia juga telah meluncurkan aplikasi mobile banking dengan terobosan teknologi, fitur investasi dan fitur keamanan untuk memberikan keleluasaan nasabah untuk mengendalikan transaksi keuangan kapan pun dan di mana pun. “Salah satu produk terbaru adalah aplikasi mobile banking yang memiliki fitur-fitur menarik, seperti transfer dana, fitur jual beli mata uang asing dengan rate khusus, juga membeli dan memonitor pertumbuhan reksa dana melalui perangkat smartphone,” jelas Lili menjelaskan.

Ia merasa sangat beruntung karena menjadi bagian dari sejarah pertumbuhan yang luar biasa, “Saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari salah satu bank terbesar dengan sejarah yang sangat panjang di Australia, serta memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman mereka di sana dan membawanya ke Indonesia,” ungkap penyandang gelar MBA dari Oregon State University Corvallis Amerika Serikat dibidang Banking and Finance tahun 1991 ini.

Sebagai profesional muda Indonesia yang berkiprah disebuah perusahaan asing, tentu membuat ibu tiga orang putra ini merasa bangga, terlebih ketika ia dipercaya menangani Division Wealth Management. “Ini kebanggaan sekaligus tantangannya bagi saya, untuk terus mengembangkan wealth management menjadi lebih baik lagi,” ujarnya bertekad.

Karier Lili di Commonwealth Bank diawali tahun 1997 sebagai head of treasury yang dijabatnya hingga akhir 2005, lalu menjabat sebagai Deputy CFO Commonwealth Bank hingga 2010. Melalui berbagai pengalaman dibidang treasury, pengalaman dan pengetahuan seputar pasar uang dan pasar modal di Indonesia begitu melekat.

Yang membanggakan, kata Lili, bila Commonwealth Bank pernah menjadi bank di Indonesia pertama yang menawarkan produk dual currency deposit. Sebuah produk investasi yang popular sebelum regulasiBank Indonesia tentang produk derivatif, “Saya berharap saya akan memiliki kesempatan untuk semakin berkembang, belajar lebih banyak lagi di masa depan,” ungkapnya berharap.