PLTA Cisokan Gusur 500 Kuburan

NERACA

Bandung - Proyek PLTA Upper Storage Cisokan ternyata tidak hanya menggusur rumah penduduk, namun ratusan makam juga harus dibongkar untuk dipindahkan dalam memenuhi target 600 ha lahan megaproyek tersebut. Sementara status lahan yang menjadi tempat pemakaman, adalah tanah wakaf dan tanah milik desa.

"Di wilayah Desa Sukaresmi ada sekitar 500 makam yang harus dipindahkan. Rencana pemindahan makam ini akan dimusyawarahkan dengan pihak ahli waris," kata Kades Sukaresmi, Hilman, Selasa (27/9).

Menurut Hilman, musyawarah tersebut di antaranya membicarakan izin dari ahli waris, serta biaya pemindahan yang akan ditanggung oleh pihak PT PLN. "Sudah pasti pemindahan makam ini menyangkut keberadaan lahan pengganti, serta biaya proses pemindahan makam," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama KBB, H. Imron Rosyadi membenarkan bahwa persoalan yang berhubungan dengan tukar guling tanah wakaf merupakan permasalahan yang diatur oleh pihak Kementrian Agama. "Apabila tanah wakaf itu sudah bersertifikat, maka proses tukar gulingnya harus mendapat izin dari Menteri Agama. Namun apabila belum bersertifikat, maka Kemenag hanya melakukan pemantauan terhadap tim agar tanah penganti tersebut segera disertifikatkan untuk mendapatkan kepastian hukum," terangnya.

Hal yang mengatur tentang tanah wakaf tersebut didasarkan pada UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, dan PP No. 42 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan," jelasnya.

BERITA TERKAIT

Ketua Fraksi PDIP Ungkap Proyek Revitalisasi Monas Bermasalah

Ketua Fraksi PDIP Ungkap Proyek Revitalisasi Monas Bermasalah NERACA Jakarta - Proyek revitalisasi kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, banyak menuai…

Rakernas HIMKI 2020, Kuatkan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional

Rakernas HIMKI 2020, Kuatkan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional NERACA Jakarta – Gathering Masyarakat Industri Mebel dan Kerajinan Nasional yang…

Fundamental Kuat, LPKR Layak Masuk Jajaran Saham LQ45

Fundamental Kuat, LPKR Layak Masuk Jajaran Saham LQ45 NERACA Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara rutin akan meninjau beberapa…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pedagang Kopi Asal Jakarta Diduga Dikriminalisasi

Pedagang Kopi Asal Jakarta Diduga Dikriminalisasi  NERACA Jakarta - Direktur PT Sari Opal Nutriton, Benny Hermanto diduga menjadi korban kriminalisasi…

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” - Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan…

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM NERACA Jombang - Kementerian Koperasi dan UKM bakal terus mendorong upaya modernisasi…