Enam Daerah Perbatasan Dikembangkan Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Pengembangan daerah di perbatasan bakal terus dilakukan pemerintah. Dengan mempertimbangkan potensi yang ada, sebanyak enam daerah di perbatasan, dijadikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Menurut Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Agung Mulyana, keenam daerah ini memiliki posisi yang strategis untuk pengembangan regional secara luas.

"Selain itu, 6 daerah itu mempunyai potensi sumberdaya dan areal lahan yang luas untuk pengembangan daerah," kata Agung di Bandung belum lama ini.

Keenam daerah itu antara lain Entikong Kabupaten Sanggau, Aruk di Kabupaten Sambas, Pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan yang kesemuanya ada di Kalimantan. Kemudian di Pulau Subi Kabupaten Kepulauan Natuna-Riau, Morotai di Kabupaten Morotai Maluku Utara serta Merauke di Kabupaten Merauke Papua.

Entikong bahkan digagas dijadikan sebagai kota baru Bandar Entikong Jaya. Pertimbangannya daerah yang menjadi perbatasan dengan Entikong di wilayah negara tetangga telah mengalami kemajuan perekonomian yang pesat.

Agung menyebutkan pengembangan di kota baru Bandar Entikong Jaya dilakukan dengan penataan kawasan industri, perumahan hingga ke fasilitas pelabuhan darat. "Entikong mempunyai potensi untuk tumbuh dan berkembang," timpal Agus.

Related posts