UMK di KBB Diharapkan Naik 5%

NERACA

Bandung - Diperkirakan kebutuhan hidup layak (KHL) di wilayah Kab. Bandung Barat (KBB) tahun 2012 naik sampai 5%. Perkiraan tersebut hasil survei pasar yang dilakukan Dewan Pengupahan KBB dalam persiapan penentuan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2012.

Pada 2011, UMK KBB ditetapkan sebesar Rp 1.175.959. Angka yang diajukan itu naik 6,4% dibandingkan UMK 2010 senilai Rp 1.105.225. Berdasarkan perkembangan di lapangan, penentuan UMK 2012 diperkirakan ada kenaikannya sekitar 5%.

"Dalam penentuan UMK tahun 2012, dewan pengupahan sudah melakukan survei pasar dan diperkirakan ada kenaikan sampai 5%. Kenaikan harga akan menaikkan besaran UMK," kata Kabid Perlindungan dan Pengawasan Tenaga Kerja, Azah Saraswati, akhir pecan kepada wartawan.

Menurut Azah, Dewan Pengupahan KBB akan melakukan survei pasar sampai tiga kali dengan melakukan pemantauan perkembangan harga kebutuhan primer. Survei pertama kali dilakukan pada 9 Juni 2011, kemudian survei kedua pada 12 Juli 2011, dan survei ketiga dilakukan pada 5 Oktober mendatang.

"Setelah survei pasar ketiga, maka KHL di KBB akan ditentukan untuk dijadikan dasar dalam menentukan UMK," katanya.

Setelah penentuan besaran KHL, Dewan Pengupahan KBB akan melakukan pembahasan UMK mulai 25 Oktober. Setelah besaran UMK KBB ditentukan, maka hasil dari perhitungan dewan pengupahan atas besaran UMK KBB tersebut akan diserah kepada Bupati Bandung Barat, Abubakar, untuk direkomendasikan ke Gubernur Jabar. "Dijadwalkan penetapan UMK Jabar pada 5 November," katanya.

Azah menyatakan, pihak Dinsosnakertrans akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UMK yang akan berlaku 1 Januari 2012. Selain itu, setelah ditetapkannya UMK akan dilakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan.

BERITA TERKAIT

Naik Turun Harga Tiket Pesawat

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/INACA) sepakat untuk menurunkan tiket pesawat, yang sempat melambung beberapa waktu belakangan.…

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

Kemenkop Diharapkan Fokus Upaya Reformasi Total

Kemenkop Diharapkan Fokus Upaya Reformasi Total NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM diharapkan fokus pada upaya reformasi total koperasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Berikan Bunga 0%, TOKOMODAL Fokus Majukan Daya Saing Usaha Kecil

Berikan Bunga 0%, TOKOMODAL Fokus Majukan Daya Saing Usaha Kecil NERACA Jakarta - Perusahaan fintech peer to peer lending (P2P…

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami NERACA Palu - Sejumlah perwakilan dari Forum Komunikasi Koperasi Besar…

Milik Kader PKS, Hasil Survey Median Dongkrak Elektabilitas Prabowo

Milik Kader PKS, Hasil Survey Median Dongkrak Elektabilitas Prabowo NERACA Jakarta - Lembaga Survey Median, Senin (21/1), merilis hasil survey…